
HANCUR: Bangkai pesawat kargo yang jatuh di dekat Bandara Manas.
JawaPos.com - Tim penyelidikan jatuhnya pasawat kargo milik ACT Airlines telah menemukan salah satu kotak hitam Boeing 747 TC-MCL tersebut. Menteri Kedaruratan Kirgistan Kubatbek Boronov mengungkapkan, kotak hitam itu akan diteliti para pakar dari Moskow, Rusia. Tidak disebutkan dengan pasti kapan hasil investigasi kotak hitam tersebut keluar.
Tim yang diterjunkan ke lokasi juga masih mencari kemungkinan adanya korban lain. Pesawat nahas tersebut Senin pagi (16/1) menabrak rumah-rumah penduduk di Desa Dacha Suu saat akan mendarat di Bandara Internasional Manas, dekat Bishkek, Kirgistan, dalam kondisi cuaca berkabut. Puluhan rumah rusak. Sedikitnya 15 di antaranya cukup parah.
Kemarin (17/1) 37 jenazah yang sudah dievakuasi dipindahkan ke rumah duka setempat. Jumlah tersebut termasuk tiga pilot pesawat yang telah ditemukan. Dalam daftar korban tewas, ada 14 anak-anak. Penyelidik akan menginvestigasi tiap-tiap jenazah sebelum diserahkan ke keluarga masing-masing.
Pilot tersebut sempat dinyatakan hilang. Sangat mungkin korban jiwa bisa bertambah. Sebab, belum ada kepastian berapa jumlah kru di dalam pesawat. Begitu pula jumlah penduduk yang tewas karena kejadian tersebut. Hingga kemarin, ada 13 orang yang masih dirawat di rumah sakit karena menderita luka-luka. Negara yang berpenduduk sekitar 6 juta jiwa itu kemarin menggelar hari berkabung nasional untuk mengenang para korban.
Kabut tebal yang menghalangi pandangan ditengarai sebagai penyebab tragedi tersebut. Namun, bisa juga tragedi itu terjadi karena kesalahan si pilot seperti yang diucapkan Wakil Perdana Menteri Kirgistan Muhammetkaly Abulgaziev sesaat setelah kejadian. Sebab, sebelum pesawat yang berangkat dari Hongkong menuju Istanbul tersebut celaka, ada pesawat lain yang mendarat di Bandara Internasional Manas. Pesawat lain itu bisa mendarat dengan selamat.
Sementara itu, penduduk Dacha Suu mengalami luka mendalam karena kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Sultan yang masih berusia 9 tahun kini harus menjadi yatim piatu. Orang tua, saudara, dan saudarinya tewas dalam tabrakan tersebut. Saat kejadian, Sultan sudah berangkat sekolah. Dia harus berangkat pagi karena bersekolah di desa lain. Begitu pulang, dia menemukan rumahnya sudah luluh lantak dan seluruh keluarganya meninggal.
”Keluarganya telah mengambil bocah tersebut,’’ ujar Abulgaziev. Penduduk dari desa-desa sekitar lokasi kejadian mulai mengumpulkan bantuan untuk para korban. Baik berupa makanan, pakaian, maupun uang. Pengumpulan bantuan kemanusiaan digelar hingga 20 Januari mendatang. (AFP/TheSun/CNN/AkiPress/sha/c17/sof/tia)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
