
TELAH BERPULANG: Poster raksasa mendiang Pangeran Philip di High Street of Windsor, London barat, kemarin. Philip meninggal 9 April lalu dalam usia 99 tahun. (ADRIAN DENNIS/AFP).
JawaPos.com – Hari ini Pangeran Philip akan dikebumikan. Namun, sorotan tidak hanya ditujukan pada mendiang suami Ratu Inggris Elizabeth II itu. Melainkan juga pada kedua cucu: Pangeran William dan Pangeran Harry.
Dalam prosesi pemakaman nanti, mereka berdua tidak akan berjalan berdampingan. Itu menimbulkan spekulasi bahwa kedua putra Pangeran Charles dan Putri Diana itu belum akur.
Kamis (15/4) Istana Buckingham merilis detail terkait pemakaman Pangeran Philip di Kapel St George, Windsor Castle. Termasuk di dalamnya adalah para peserta dan urutan prosesi.
William dan Harry akan bergabung dengan anggota keluarga lain untuk berjalan di belakang peti mati kakek mereka. Tapi, sepupu mereka, Peter Phillips, akan berjalan di antara mereka berdua. Peter Phillips adalah putra Putri Anne.
Photo
PENGTARUAN KHUSUS: Pangeran Harry dan sang istri, Menghan Markle, di Westminster Abbey, London. (11/3/2019). (BEN STANSALL/AFP)
Untuk prosesi kedua di kapel, Pangeran William akan berjalan bersama Peter. Di belakang mereka ada Pangeran Harry dan David Armstrong-Jones, putra Putri Margaret dan Antony Armstrong-Jones. Prosesi di kapel dijadwalkan pukul 15.00 waktu setempat.
Dalam prosesi nanti juga tidak akan ada keluarga kerajaan yang memakai seragam militer. Mereka menggunakan setelan biasa dan memasang medalinya.
Pangeran Charles, Pangeran William, dan Pangeran Andrew tidak akan memakai seragam militer. Jika sesuai protokol, Harry akan menjadi satu-satunya keluarga dekat yang tidak memakai seragam militer meski dia pernah bertugas di Afghanistan. Itu karena dia kehilangan gelarnya di militer ketika melepaskan tugas kerajaan dan pindah ke AS bersama sang istri, Meghan Markle.
Ada dugaan Ratu menyetujui semua rencana itu agar Harry tidak malu. Namun, pihak istana menegaskan bahwa susunan itu bukanlah simbol terjadi sesuatu.
’’Ini adalah pemakaman dan kami tidak akan diseret ke dalam drama. Pengaturannya telah disepakati dan mewakili keinginan Yang Mulia,’’ bunyi pernyataan Istana Buckingham seperti dikutip People.
Banyak pakar menilai bahwa pertemuan di pemakaman itu tidak cukup untuk memperbaiki hubungan Harry dan William sebab luka di antara keduanya cukup mendalam. Salah satunya adalah tudingan rasis yang dilontarkan pada keluarga kerajaan. William langsung menampik tudingan dalam wawancara dengan Oprah Winfrey itu sehari setelah tayang.
Sesuai dengan protokol kesehatan di masa pandemi, hanya ada 30 tamu yang boleh hadir. Itu sudah termasuk dengan anggota keluarga. Yaitu, Ratu Elizabeth II, 4 anak Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II, 8 cucu serta pasangan masing-masing, anak-anak mendiang Putri Margaret, dan beberapa anggota keluarga Pangeran Philip yang berdarah Yunani serta Jerman.
Photo
PERSIAPAN AKHIR: Petugas berjaga di Windsor Castle, London, kemarin. (BEN STANSALL/AFP)
Pihak istana juga mengungkap mobil jenazah yang mengangkut peti mati Pangeran Philip nanti. Mobil jenis Land Rover Defender itu sudah dipesan sejak 16 tahun lalu, tepatnya pada 2003 ketika Philip masih berusia 82 tahun. Kendaraan itu telah dimodifikasi agar bisa mengangkut peti jenazahnya ke Kapel St George.
Philip sendiri yang membantu proses modifikasinya. Bagian belakang atas dibuat terbuka dan dipakai untuk meletakkan peti. Warna mobil juga diganti dari warna belize green ke dark bronze green.
Baca juga: Pangeran Philip, Suami Ratu Elizabeth II Tutup Usia
Warna yang dipilih Philip itu digunakan untuk kebanyakan Land Rover militer. Duke of Edinburgh itu dulu bertugas di Angkatan Laut Kerajaan dalam Perang Dunia ke-2.
Proses modifikasi dibuat di pabrik Land Rover di Slihull. Philip sendiri yang memantau seluruh prosesnya selama beberapa tahun. Penyesuaian terakhir dibuat pada 2019, ketika dia berusia 98 tahun. Nantinya peti jenazah Philip akan ditutup dengan benderanya sendiri yang merefleksikan darah Yunaninya dan gelar yang diterimanya di Inggris.
Saat ini penjagaan di Windsor Castle diperketat. Penduduk masih mengirimkan bunga terus menerus. Para jurnalis dari berbagai media di dunia juga sudah mengamankan posisi agar bisa mendapatkan gambar terbaik saat prosesi berlangsung nanti.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/WaggrJIDBm4
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022