Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2020 | 06.41 WIB

New York Kembali Catatkan Jumlah Kematian Korona Harian Terendah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Negara Bagian New York, Amerika Serikat (AS), kembali mencatatkan jumlah pasien rawat inap dan kasus kematian harian akibat korona (Covid-19) terendah sejak pandemi pertama kali merebak, saat lebih banyak wilayah di negara bagian tersebut memasuki fase baru pembukaan kembali.

Gubernur Negara Bagian New York Andrew Cuomo mengatakan dalam konferensi pers hariannya pada Sabtu (13/6) bahwa 32 orang di negara bagian itu meninggal dunia akibat Covid-19 pada Jumat (12/6), turun dari rekor tertinggi yang mencapai 800 kematian sekitar sembilan pekan lalu.

Sementara itu, jumlah total pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit turun menjadi 1.734, level terendah sejak 20 Maret ketika negara tersebut hendak memberlakukan karantina wilayah (lockdown).

Lebih dari 20 negara bagian di AS telah mencatat lonjakan kasus Covid-19 sejak pembukaan kembali, sementara tingkat infeksi di New York terus turun. "Karena kami terus bersikap pintar dan waspada dalam perang melawan virus Covid-19 ini," kata Cuomo, seperti dilansir Antara dari Xinhua.

Dari 70.840 tes yang dilakukan di seluruh negara bagian tersebut pada Jumat, sebanyak 916, atau 1,29 persen, di antaranya dinyatakan positif. Tingkat kasus positif di New York City tetap menjadi yang tertinggi di negara bagian tersebut, yang mencapai 1,7 persen, menurut pemerintah negara bagian itu.

Cuomo mengatakan wilayah New York Barat ditargetkan memasuki fase ketiga pembukaan kembali pada 16 Juni mendatang dan Wilayah Ibu Kota akan menyusul pada 17 Juni, dengan salon kuku dan berbagai layanan perawatan pribadi lainnya akan kembali beroperasi dan restoran mulai menerima layanan makan di dalam ruangan.

Lima dari sepuluh wilayah di negara bagian tersebut telah memasuki fase ketiga, sementara New York City, yang memulai proses pembukaan kembali pada 8 Juni, merupakan satu-satunya wilayah yang masih dalam fase pertama.

Sang gubernur pada Sabtu juga menandatangani undang-undang baru untuk mencabut kriminalisasi pemakaian masker di depan umum. Ketentuan usang tersebut bertentangan dengan perintah eksekutif gubernur yang mengharuskan semua warga New York mengenakan penutup wajah selama di ruang publik guna membantu menghentikan penyebaran Covid-19.

Dengan penambahan 916 kasus terkonfirmasi baru Covid-19 pada Jumat, total infeksi di negara bagian tersebut menjadi 382.630, menurut sang gubernur. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore