
MOMEN SEJARAH: Margaret Keenan (tengah), 90, mendapat aplaus dari para staf setelah men- jadi orang pertama yang menerima vaksin Pfizer-BioNtech Covid-19 di Rumah Sakit Universitas di Coventry, Inggris Tengah, pada 8 Desember 2020. (JACOB KING/POOL/AFP)
Ketika Pfizer-BioNTech, Moderna, serta AstraZeneca menyatakan vaksin Covid-19 mereka lolos uji klinis tahap III, harapan bebas dari pandemi melambung. Terutama negara-negara kaya yang sudah memesan jutaan, bahkan miliaran dosis.
---
JUTAAN penduduk Inggris sudah divaksin Covid-19. Yang rawan tertular diprioritaskan. Vaksinasi dilakukan sejak Selasa (8/12). Bahrain, Kanada, AS, dan negara-negara anggota Uni Eropa (UE) segera menyusul. Bulan ini vaksinasi Covid-19 sudah dimulai. Semuanya memakai vaksin Pfizer-BioNTech.
Negara-negara kaya tersebut mengamankan stok vaksin sejak masih dikembangkan. Mereka rela membayar di muka. Begitu vaksinnya lolos uji klinis, mereka menjadi negara pertama yang disuplai. Mereka bahkan memiliki stok berlebih untuk setiap penduduknya. Kepala negara dan pemerintahan mereka berani menyatakan bahwa penduduk bisa mengakses vaksin secepatnya.
Total penduduk negara kaya hanya 14 persen dari populasi dunia. Namun, mereka sudah membeli lebih dari 53 persen vaksin-vaksin yang paling mujarab. Terutama milik Pfizer-BioNTech, Moderna, serta AstraZeneca.
Hal itu berbanding terbalik dengan situasi di negara-negara yang kurang mampu. Berdasar data yang dirilis People’s Vaccine Alliance (PVA), hanya 1 di antara 10 penduduk di negara miskin yang akan menerima vaksin pada akhir 2021. Total, ada 67 negara miskin, mulai Mongolia hingga Mozambik. PVA merupakan koalisi lembaga HAM seperti Oxfam, Frontline AIDS, dan Amnesty International yang ingin memperjuangkan vaksin murah dan merata.
Negara-negara miskin tersebut bakal mengakses vaksin lewat COVAX. Itulah inisiatif global yang bekerja sama dengan produsen vaksin demi akses vaksin yang adil. Saat ini COVAX sudah mengamankan 700 juta dosis vaksin dari produsen. Vaksin tersebut akan dibagi untuk 3,6 miliar penduduk di 92 negara kategori menengah ke bawah.
”Tak seorang pun boleh dihalangi untuk mendapatkan vaksin yang bisa menyelamatkan nyawa dengan alasan negara tempat tinggalnya maupun uang yang mereka miliki,” terang Manajer Kebijakan Kesehatan Oxfam Anna Marriott sebagaimana dikutip BBC.
Direktur Frontline AIDS Lois Chingandu menegaskan, pandemi Covid-19 adalah masalah global. Karena itu, dibutuhkan pula solusi global. Jika penularan dan kematian di negara berkembang dan miskin terus terjadi, pembatasan perjalanan dan perdagangan tidak bisa dicabut.
”Ekonomi global bakal terus menderita selama mayoritas penduduk dunia tidak memiliki akses terhadap vaksin (Covid-19, Red),” tegas Chingandu sebagaimana dikutip Fortune.
Terpisah, WHO memaparkan bahwa vaksinasi bukan langkah mutlak untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Langkah-langkah pencegahan seperti menjaga jarak dan kebersihan serta memakai masker tetaplah nomor satu.
Direktur Departemen Imunisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kate O’Brien menyatakan, rayuan lebih efektif daripada paksaan. Pemerintah diminta membujuk rakyatnya dengan memaparkan berbagai manfaat vaksin Covid-19, bukan mewajibkan mereka untuk divaksin.
Baca Juga: Kenakan Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Habib Rizieq Resmi Ditahan
Kampanye vaksinasi memang diserahkan kepada setiap negara. Namun, WHO bersikukuh bahwa mewajibkan vaksinasi adalah hal yang salah. Pada masa lalu, ada banyak contoh bahwa mewajibkan vaksinasi hanya menjadi bumerang dan malah melahirkan penolakan.
”Posisi yang lebih baik sebenarnya adalah mendorong dan memfasilitasi vaksinasi tanpa persyaratan (diwajibkan) semacam itu,” tutur O’Brien sebagaimana dikutip RTE.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=u0fRu6qtBiY

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
