
Photo
JawaPos.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengeksekusi mati menteri di bidang pendidikan karena dinilai gagal menerapkan sistem pembelajaran online. Menteri yang tidak disebutkan namanya itu dihukum mati setelah penyelidikan di Kementerian Pendidikan Tinggi menunjukkan bahwa pejabat terkait gagal membuat kemajuan yang cukup dengan kebijakan belajar secara daring.
Berdasar hasil penyelidikan, menteri yang dihukum mati justru mengeluh tentang beban kerja dalam panggilan video. Selain itu, menteri tersebut juga mengkritik pemerintahan terkait kebijakan pembalajaran online.
Laporan hasil penyelidikan yang disampaikan ke Kementerian Pendidikan Tinggi dilakukan oleh Organisation and Guidance Department (ODG) seperti dilansir Harian NRK. "OGD melakukan penyelidikan karena komisi gagal membuat kemajuan apa pun dan karena beberapa pihak telah mengkritik kebijakan pemerintah," demikian dilansir NRK.
Tuduhan tersebut juga dilaporkan termasuk anggota departemen yang mengeluh di setiap pertemuan tentang pekerjaan mereka, sementara yang lain mempertanyakan kurangnya sumber daya yang disediakan oleh negara. Para pengawas juga disebut telah menyoroti lambannya penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh.
Setelah menteri yang dimaksud dihukum mati, komisi baru disusun ulang di bawah Ri Guk Chol, Presiden Universitas Kim Il Sung.
Kim Jong Un memang tak segan menghukum mati pejabat yang menentang kebijakan pemerintah Korut. Tahun lalu, seorang jenderal Korut dimasukkan ke dalam kolam yang penuh dengan ikan piranha. Jenderal tersebut dihukum mati karena gagal dalam melaksanakan tugas. Sementara lima pembantunya dibunuh oleh regu tembak setelah pertemuan puncak 2019 dengan Donald Trump gagal menghasilkan kesepakatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022