
Police secures the area after 25 suspected members and supporters of a far-right group were detained during raids across Germany, in Berlin, Germany December 7, 2022. REUTERS/Christian Mang
JawaPos.com – Polisi Jerman melakukan razia besar-besaran pada Rabu (7/12). Sekitar tiga ribu petugas kepolisian, termasuk unit elite antiteror, dikerahkan bersamaan di penjuru negeri sejak pagi. Mereka menggeledah 130 properti di 11 negara bagian federal. Hasilnya, 25 orang diamankan.
Mereka ditangkap di Baden-Wuerttemberg, Bavaria, Berlin, Hesse, Lower Saxony, Saxony, dan Thuringia. Dua di antaranya ditangkap di luar negeri, yaitu di Italia dan Austria. Media Jerman menyebut itu sebagai operasi terbesar pemerintah terhadap kelompok ekstremis.
Ekstremis yang diamankan tersebut merupakan sel teror kelompok ekstrem kanan yang dicurigai merencanakan penggulingan pemerintahan. Mereka tergabung dalam gerakan Reichsbuerger alias penduduk Reich.
Majalah mingguan Der Spiegel melaporkan bahwa salah satu lokasi yang digerebek termasuk barak unit pasukan khusus Jerman KSK di Calw. Dulu KSK pernah diselidiki atas dugaan tentaranya terlibat kelompok sayap kanan.
”Demokrasi telah dipertahankan. Ada kecurigaan bahwa telah direncanakan serangan bersenjata terhadap lembaga-lembaga konstitusi,” ujar Menteri Kehakiman Jerman Marco Buschman seperti dikutip CNN.
Kejaksaan Federal mengungkapkan bahwa kelompok Reichsbuerger yang berdiri sejak akhir November 2021 diduga telah membuat persiapan konkret. Yakni, memaksa masuk ke parlemen Jerman dengan kekerasan menggunakan kelompok bersenjata skala kecil.
Pemimpin mereka diidentifikasi bernama Pangeran Heinrich XIII Reuss dan Rüdiger v.P. Rencananya, Heinrich akan diangkat sebagai pemimpin Jerman jika kudeta berhasil. Dia berusaha melakukan kontak dengan pejabat Rusia untuk membahas tatanan negara baru pascakudeta.
”Para terdakwa dipersatukan oleh penolakan mendalam pada institusi negara dan tatanan dasar demokrasi dari Republik Federal Jerman,” bunyi pernyataan pihak kejaksaan seperti dikutip Agence France-Presse.
Pemburuan anggota kelompok tersebut masih berlangsung. Kejaksaan di Karlsruhe mengungkapkan bahwa mereka telah mengidentifikasi 27 orang lainnya yang merupakan anggota maupun pendukung jaringan teror tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022