
The Star
JawaPos.com - Musyawarah Majelis Tertinggi (MKT) UMNO pada Rabu (7/7) malam menyatakan menarik dan mengakhiri dukungan kepada Muhyiddin Yassin selaku Perdana Menteri Malaysia. Presiden UMNO yang merupakan asli dari Jawa, Dr Ahmad Zahid Hamidi dalam pernyataan yang disampaikan kepada media di Kuala Lumpur, Kamis (8/7), mengatakan kegagalan pemerintah memenuhi aspirasi rakyat menyebabkan UMNO menarik dukungan tersebut.
"UMNO mendesak agar Muhyiddin dapat mundur secara terhormat untuk membolehkan seorang perdana menteri baru dilantik untuk suatu tempo yang terbatas," kata Ahmad Zahid Hamidi yang lahir dari ayah berasal dari Wates, Kulonprogo, DIJ, dan ibu yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur.
Ahmad Zahid mengatakan musyawarah telah mempertimbangkan beberapa garis panduan utama yang ditetapkan oleh MKT pada 11 Maret 2020 saat UMNO memberikan dukungan kepada Muhyiddin selaku Perdana Menteri. "Dua panduan utama adalah pemerintah harus memastikan aspirasi rakyat benar-benar direalisasikan dan pemerintah harus segera menangani kelambanan ekonomi dan melakukan tindakan dalam menangani pandemi Covid-19," katanya.
Ahmad Zahid menambahkan pemerintah pimpinan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin gagal memenuhi segala garis panduan yang dikemukakan oleh MKT pada 11 Maret 2020 sebagai syarat meneruskan dukungan. Di antara beberapa perkara utama kegagalan pemerintah adalah kegagalan pemerintah menangani pandemi Covid-19 secara nyata sehingga mencetuskan keresahan dan kecemasan rakyat.
"Contohnya total lockdown hanya menggandakan jumlah kematian dari 2.800 menjadi lebih 5.768 hanya dalam tempo 38 hari setelah Perdana Menteri mengumumkan total lockdown," sebut Ahmad Zahid
Kemudian kegagalan pemerintah lainnya dengan menyalahgunakan kondisi darurat untuk muslihat politik hingga menelantarkan rakyat dan ekonomi negara. "Pemerintah gagal untuk mempertahankan sistem demokrasi berparlemen hingga memandulkan segala praktik demokrasi check and balance yang menjamin hak dan suara rakyat yang dibela," imbuh Ahmad Zahid.
Ahmad Zahid menilai pemerintah gagal untuk memberikan kepercayaan kepada rakyat dalam mengurus dirinya hingga terjadi peningkatan serius dalam permasalahan sosial seperti kasus bunuh diri. Kasus bunuh diri dari Maret 2020 hingga Mei 2021 sebanyak 1.099 kasus.
"Gerakan #BenderaPutih adalah satu contoh manifestasi kekecewaan dan protes rakyat terhadap kegagalan pemerintah untuk menyantuni keperluan rakyat yang amat susah, tertekan, dan terdesak saat ini," katanya.
Sehari sebelumnya Perdana Menteri Muhyiddin Yassin telah melantik dua menteri UMNO masing-masing Menteri Senior Pertahanan Ismail Sabri Yaakob sebagai Wakil Perdana Manteri dan Menteri Luar Negeri Hishammudin Hussein sebagai Menteri Senior Luar Negeri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022