
JawaPos.com - Tak ada demokrasi yang tak retak. Entah karena kampanye hitam, penggelembungan jumlah suara, intimidasi, atau semata disebabkan ’’panggilan alam’’.
Seperti dilansir BBC kemarin (6/5), seorang petugas gereja di Oxford, Inggris, ketiduran. Padahal, salah satu fasilitas di gereja itu menjadi tempat pemungutan suara (TPS) di pemilihan setempat.
Para pemilik suara sudah berdatangan saat jam menunjukkan pukul 07.00 waktu setempat. Tapi, gereja masih terkunci. Upaya membunyikan bel dan mengetuk pintu tak membawa hasil.
Akhirnya, panitia memutuskan memanfaatkan bagasi mobil salah seorang anggota panitia sebagai TPS sementara. ’’Ini memang prosedur standar saat gedung yang akan dipakai TPS terkunci,” kata Laura Lock, deputy executive asosiasi panitia pemungutan suara, kepada BBC.
Pemungutan pun berjalan lancar. Para pemilik hak suara tak keberatan. Juga, sama sekali tak ada tuduhan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
