
AWAS: Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato di Hotel Soltee di Kathmandu, Nepal, akhir pekan lalu. (BIKASH DWARE/THE RISING NEPAL VIA AP)
JawaPos.com - Menjelang peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok pada Juli nanti, kedudukan dan posisi Xi Jinping ramai dibahas. Masa jabatan 10 tahun awal Xi sebagai sekretaris jenderal Partai berakhir pada November 2022. Meski begitu, sejauh ini posisinya dinilai semakin kokoh dan belum ada penerus lain yang bisa menggantikannya.
Pada Maret 2020, pertemuan tahunan badan legislatif nasional Tiongkok di Beijing ditunda untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, ketika Presiden Tiongkok Xi Jinping berusaha untuk menghadapi pandemi global. Satu tahun kemudian, acara penting dimulai pada sejalan dengan tradisi pra-pandemi dalam suasana kemenangan bagi Partai Komunis Tiongkok dan Xi yang telah keluar dari krisis pandemi dengan lebih kuat dari sebelumnya.
Virus Korona telah dikendalikan sebagian besar di dalam perbatasan Tiongkok. Sementara ekonomi negara itu dengan cepat pulih dari kerusakan yang ditangani oleh pandemi. Tiongkok diperkirakan akan melampaui Amerika Serikat sebagai ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2028, lima tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya.
Keberhasilan Xi dalam menangani pandemi telah menunjukkan kepada partai soal kapasitasnya. Posisinya kini makin kokoh.
"Bahkan pandemi tidak dapat memengaruhinya," kata Direktur SOAS China Institute Steven Tsang, seperti dilansir dari CNN, Sabtu (6/3).
Sekarang Xi sedang bekerja untuk memperkuat tempatnya di jajaran para pemimpin Tiongkok. Tetapi dalam kalender politik Tiongkok saat bicara soal penerus, Tsang mengatakan hanya ada satu kandidat yang mungkin untuk jabatan tertinggi Partai Komunis.
"Kami tahu persis siapa penerus Xi Jinping, ya jawabannya Xi Jinping," tegasnya.
Xi Jinping Penuh Kemenangan
Secara tradisional, setiap Maret Kongres Rakyat Nasional (NPC) dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) berkumpul untuk pertemuan ganda untuk mengesahkan atau mendukung undang-undang. Pertemuan tahun ini akan menyetujui Rencana Lima Tahun ke-14, cetak biru besar yang akan menjabarkan prioritas administratif untuk Tiongkok hingga 2025. Selain itu mencakup segala sesuatu mulai dari pembangunan ekonomi, hingga perubahan iklim dan penelitian teknologi.
"Rencana jangka panjang ini dapat menunjukkan lamanya waktu Xi melihat dirinya tetap berkuasa," kata pakar politik Tiongkok dan penulis buletin Sinocism Bill Bishop.
Para ahli melihat Xi memperketat cengkeramannya setelah berhasil dalam penanganan pandemi. Selain itu, Xi Jinping selalu mengusung pemberantasan kemiskinan yang diklaimnya berhasil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022