Cloud-9, dengan foto garis putus-putus menunjukkan puncak emisi radio tempat para astronom mencari bintang. (Istimewa)
JawaPos.com - Jagat raya kembali menunjukkan sisi misteriusnya. Para astronom baru saja dikagetkan dengan penemuan objek langit unik yang dijuluki Cloud-9. Bukan bintang, bukan pula galaksi bercahaya, objek ini disebut-sebut sebagai "galaksi gagal" yang menyimpan rahasia awal mula terciptanya alam semesta.
Ditemukan oleh tim peneliti internasional dan dikonfirmasi oleh NASA, Cloud-9 adalah awan hidrogen raksasa yang kaya akan materi gelap. Anehnya, objek ini sama sekali tidak memiliki bintang. Penemuan ini menjadi bukti nyata pertama dari teori yang selama ini hanya ada di atas kertas.
Cloud-9 terletak sekitar 14 juta tahun cahaya dari Bumi. Meski ukurannya masif, ia tetap gelap gulita. Kepastian bahwa objek ini tidak memiliki bintang didapat setelah pengamatan mendalam menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble.
Peneliti utama dari Universitas Milano-Bicocca, Alejandro Benitez-Llambay, menyebut temuan ini sebagai kepingan puzzle yang sangat berharga. Ia menegaskan bahwa ketiadaan bintang justru menjadi kunci utama penelitian ini.
"Dalam sains, kita biasanya belajar lebih banyak dari kegagalan daripada keberhasilan," ujar Benitez-Llambay dikutip dari CBS News, Sabtu (21/2).
"Tidak adanya bintang di Cloud-9 membuktikan bahwa kami menemukan blok bangunan primordial dari galaksi yang tidak pernah jadi," sambungnya.
Secara teknis, Cloud-9 memiliki diameter sekitar 4.900 tahun cahaya dengan massa gas hidrogen mencapai satu juta kali massa Matahari.
Hal yang paling mencengangkan adalah dominasi materi gelap di dalamnya. NASA mengungkapkan bahwa massa materi gelap di Cloud-9 mencapai lima miliar kali massa Matahari—jauh melampaui massa gas biasanya.
Andrew Fox, salah satu anggota tim peneliti, menjelaskan bahwa Cloud-9 adalah kesempatan langka untuk mengintip sisi alam semesta yang selama ini tidak terlihat.
"Kita tahu materi gelap mendominasi alam semesta, tapi kita hampir tidak pernah bisa melihatnya secara langsung," kata Fox.
"Cloud-9 memberi kita kesempatan langka untuk mengamati struktur yang benar-benar didominasi oleh materi gelap," ucapnya.
Cloud-9 ditemukan di pinggiran galaksi spiral Messier 94. Dibandingkan awan gas lainnya di wilayah tersebut, Cloud-9 jauh lebih padat dan berbentuk bulat sempurna. Ilmuwan menduga masih banyak "rumah terbengkalai" atau galaksi gagal lainnya yang bersembunyi di sekitar galaksi besar.
Rachael Beaton dari Space Telescope Science Institute memberikan perumpamaan menarik mengenai fenomena ini.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
