
Sejumlah pengungsi Gaza mulai melewati penyeberangan Rafah setelah dibuka kembali pada Senin (6/11)./Ibraheem Abu Mustafa/Reuters
JawaPos.com - Hujan deras yang melanda Jalur Gaza sejak Jumat hingga Sabtu pagi membanjiri ribuan tenda pengungsi dan menyebabkan pakaian, tempat tidur serta harta benda yang tersisa basah kuyup.
Kondisi itu semakin memperparah penderitaan yang dialami warga Gaza sejak awal agresi Israel pada 7 Oktober 2023.
Serangan Zionis telah menghancurkan 92 persen bangunan tempat tinggal di Gaza dan memaksa sebagian besar warga untuk mengungsi ke tenda-tenda yang tidak memberikan perlindungan selama musim panas maupun musim dingin.
Ada juga warga Gaza yang tetap tinggal di rumah mereka yang rusak, meski berisiko roboh akibat banjir dan hujan.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan keprihatinannya bahwa "ribuan keluarga pengungsi kini benar-benar terpapar kondisi cuaca ekstrem, meningkatkan kekhawatiran terkait kesehatan dan perlindungan".
Sementara itu, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa mitra yang bertugas menyediakan dukungan tempat tinggal telah mengerahkan tim tanggap cepat.
Selama beberapa pekan pihaknya berupaya mengurangi dampak hujan yang diperkirakan akan mengguyur seluruh wilayah Gaza.
OCHA melaporkan bahwa pada Kamis lalu saja, sekitar 1.000 tenda telah didistribusikan ke keluarga di Deir al-Balah dan Khan Yunis.
Sejak Ahad hingga Rabu lalu, para mitra juga telah menyediakan sekitar 7.000 selimut untuk 1.800 lebih keluarga, sekitar 15.000 terpal untuk 3.700 lebih keluarga serta pakaian musim dingin untuk lebih dari 500 keluarga.
Sumber: WAFA

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
