
Nikola Tesla, sang penemu tenaga listrik arus bolak-balik (AC). (nickcookauthor.com)
JawaPos.com - Nikola Tesla adalah sosok jenius yang sering kali terlupakan dalam sejarah teknologi modern. Ia dikenal sebagai penemu sistem arus bolak-balik (AC) dan pelopor konsep listrik nirkabel. Meski hidupnya penuh tantangan, warisan pemikirannya terus menginspirasi dunia hingga hari ini.
Tesla lahir pada tahun 1856 di Smiljan, wilayah yang kini menjadi bagian dari Kroasia. Ia pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1884 dan sempat bekerja dengan Thomas Edison. Namun, perbedaan pandangan tentang sistem kelistrikan membuat Tesla memilih jalannya sendiri. Ia kemudian mengembangkan sistem AC yang lebih efisien dan aman dibandingkan sistem DC milik Edison.
Salah satu proyek paling ambisius Tesla adalah pembangunan Menara Wardenclyffe di Long Island, New York. Menara ini dirancang untuk mentransmisikan listrik dan informasi secara nirkabel ke seluruh dunia. Menurut Tesla Science Center, Tesla membayangkan sistem global yang dapat mengalirkan energi dan sinyal komunikasi tanpa kabel, menggunakan bumi dan atmosfer sebagai konduktor alami.
Pada tahun 1897, Tesla mengajukan paten untuk sistem transmisi energi melalui medium alami, menggunakan permukaan bumi dan ionosfer sebagai penghantar listrik. “Saya ingin menyuplai tenaga ke seluruh planet tanpa kabel,” ujarnya dalam wawancara yang dikutip oleh Tesla Science Center. Gagasan ini menjadi dasar dari apa yang ia sebut sebagai “World Wireless System”.
Sayangnya, proyek Wardenclyffe tidak pernah selesai. Setelah awalnya mendapat dukungan dari bankir J.P. Morgan, pendanaan dihentikan karena Morgan merasa proyek tersebut tidak akan menghasilkan keuntungan finansial. Tesla pun kehilangan sumber daya untuk melanjutkan eksperimennya. “Jika saya berhasil, dunia akan memiliki energi gratis,” kata Tesla, yang kemudian dianggap terlalu idealis oleh para investor.
Meski gagal secara komersial, warisan Tesla tetap hidup. Konsep-konsepnya menjadi inspirasi bagi pengembangan teknologi radio, radar, dan bahkan Wi-Fi. Ia juga berkontribusi besar dalam pengembangan motor AC, medan magnet berputar, dan kontrol jarak jauh. Banyak dari temuannya baru diakui puluhan tahun setelah kematiannya.
Tesla meninggal dalam kesendirian di sebuah kamar hotel di New York pada tahun 1943. Namun, namanya kembali bersinar di era modern. Perusahaan mobil listrik Tesla Inc., yang didirikan oleh Elon Musk, mengambil namanya sebagai penghormatan terhadap sang jenius. Kini, Tesla dianggap sebagai simbol inovasi dan keberanian berpikir di luar batas.
Menurut Scientia News, Tesla juga memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi sinar-X, robotika, dan lampu neon. Ia menyebut ibunya, Duka Mandic, sebagai “penemu kelas satu” yang menginspirasinya sejak kecil. “Saya mewarisi semangat penemuan dari ibu saya,” ujarnya.
Meski banyak gagasannya dianggap terlalu futuristik di masa hidupnya, Tesla tetap teguh pada visinya. Ia percaya bahwa ilmu pengetahuan harus digunakan untuk kebaikan umat manusia, bukan semata-mata untuk keuntungan pribadi. “Ilmu bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk memahami alam semesta dan melayani umat manusia,” katanya.
Kini, lebih dari seabad setelah eksperimen pertamanya, dunia mulai mengejar kembali mimpi Tesla tentang energi nirkabel. Penelitian tentang transmisi daya melalui resonansi magnetik dan gelombang mikro terus berkembang. Meski belum sepenuhnya terwujud, jejak Tesla tetap menjadi kompas bagi para ilmuwan dan insinyur masa kini.
Tesla bukan hanya penemu, ia adalah pemimpi besar yang berani menantang batas-batas zaman. Meski hidupnya penuh tantangan dan pengabaian, warisan intelektualnya terus mengubah dunia. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022