
Suasana bagian luar Museum Louvre di Paris, Prancis. (DInarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Sejumlah orang telah ditangkap karena diduga terlibat dalam pencurian besar baru-baru ini di Museum Louvre, menurut Jaksa Paris Laure Beccuau.
"Sepekan setelah pencurian di Louvre yang dilakukan oleh kelompok terorganisasi, saya pastikan bahwa penyidik BRB (Brigade Pemberantasan Bandit) telah melakukan penangkapan pada Sabtu, 25 Oktober, malam," kata Beccuau dalam pernyataannya.
Media Prancis melaporkan bahwa dua pria telah ditangkap atas dugaan pencurian permata mahkota yang dipamerkan di Louvre.
Meski tak memerinci jumlah orang yang ditangkap, Beccuau memastikan bahwa salah satunya ditangkap di Bandara Paris saat berusaha kabur ke luar negeri.
Beccuau mengecam pihak-pihak yang membocorkan informasi terkait penangkapan terduga pelaku tanpa mempertimbangkan kepentingan penyelidikan.
"Pengungkapan seperti itu hanya akan menghambat kerja sekitar seratusan penyidik yang terlibat dalam upaya menemukan perhiasan yang dicuri dan menangkap para pelakunya," tulis Beccuau di platform X.
Dia menilai masih terlalu dini untuk memberikan perincian lebih lanjut dan informasi tambahan akan diberikan setelah masa penahanan para tersangka berakhir.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez memuji para penyidik atas keberhasilan mereka dan meminta publik menghormati kerahasiaan penyelidikan.
"Penyelidikan harus terus dilakukan dengan menghormati kerahasiaan... Kami akan melanjutkan dengan tekad yang sama!! Kami lanjutkan," tulis Nunez di platform X.
Pada 19 Oktober, para pencuri membobol museum terkenal itu dan mencuri sembilan perhiasan dari koleksi 23 benda peninggalan Napoleon dan permaisurinya. Barang yang dicuri termasuk mahkota, anting, kalung, dan bros yang pernah dimiliki para ratu serta permaisuri Prancis.
Menurut Nunez, para pencuri masuk ke Louvre melalui jendela menggunakan tangga yang dipasang di atas alat pengangkat (cherry picker), memotong kaca jendela dengan gerinda, dan kemudian melarikan diri menggunakan skuter. Dia tak mengesampingkan kemungkinan para pelaku adalah warga asing.
Sementara itu, Le Parisien melaporkan bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh empat orang, dua di antaranya masuk ke museum. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
