
Ilustrasi pencurian. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksi pencurian dengan pemberatan di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, berakhir tragis. Pelaku berinisial S, 31, menjadi bulan-bulanan warga setelah gagal melarikan diri usai melancarkan aksinya di depan sebuah toko swalayan, Senin (30/3) malam.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 20.45 WIB ini bermula saat pelaku beraksi bersama rekannya menggunakan sepeda motor. Namun, nasib sial menimpa S ketika warga sekitar menyadari perbuatannya dan meneriakinya secara spontan.
Kanit Reskrim Polsek Kemayoran IPTU Budi Setiadi mengonfirmasi bahwa pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian. Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang menyerahkan terduga pelaku ke Mapolsek Kemayoran.
Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku tidak beraksi sendirian. Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlokasi di depan Family Mart Sumur Batu, warga langsung meneriaki mereka.
Baca Juga:Keluarga Ungkap Detik-detik Praka Farizal Gugur di Lebanon: Meninggal Usai Izin Salat ke Istri
"Setelah melakukan introgasi terhadap pelaku bahwa pada saat seorang laki laki bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor datang ke TKP, kemudian diteriaki maling oleh warga sekitar, karena panik temannya kabur dengan menggunakan sepeda motor dan seorang laki laki lagi lari namun dapat diamankan oleh warga dan langsung dipukulin," ujar IPTU Budi, Selasa (31/3).
Saat teriakan "maling" menggema, rekan S yang memacu sepeda motor langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Naas, S yang mencoba kabur dengan berlari justru berhasil diringkus oleh massa yang emosi.
Petugas kepolisian segera mengamankan situasi dan membawa pelaku ke klinik terdekat sebelum dijebloskan ke sel tahanan. Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit ponsel sebagai barang bukti utama.
Kini, warga asal Bekasi tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi menjerat pelaku dengan pasal pencurian dengan pemberatan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Diduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan Pasal 477 KUHP UU RI No. 1 tahun 2023," terang IPTU Budi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
