
Api berkobar di antara gedung-gedung serbaguna di Osan, provinsi Gyeonggi, Korea Selatan (20/10). (Dok. Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Bencana Gyeonggi)
JawaPos.com - Seorang perempuan berusia 30-an meninggal dunia setelah menyelamatkan bayinya yang berusia dua bulan dari sebuah kebakaran.
Kebakaran tersebut secara tidak sengaja dipicu oleh seorang tetangga yang mencoba membunuh kecoa, menggunakan korek api dan semprotan di Osan, provinsi Gyeonggi, Korea selatan.
Dilansir dari The Korea Times, menurut Kantor Polisi Osan pada Senin (20/10), kebakaran terjadi sekitar pukul 5.35 pagi hari waktu setempat di sebuah gedung serbaguna tempat seorang perempuan berusia 20-an, yang diidentifikasi hanya dengan nama belakangnya A, tinggal di lantai dua.
A mencoba membunuh seekor kecoa, dengan menyemprotkan semprotan pembasmi serangga yang mudah terbakar, dan menyalakan korek api untuk membakar hewan tersebut, yang secara tidak disadari menciptakan penyembur api kecil.
Walaupun kecil, namun api dengan cepat menjalar ke tempat tidur dan tumpukan sampah di dekatnya, yang mendorong A untuk menghubungi layanan darurat.
Dikutip dari The Korea Times, petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam estimasi waktu 40 menit.
Namun, kebakaran tersebut merenggut nyawa seorang perempuan Tionghoa berusia 30-an, yang diidentifikasi sebagai B yang tinggal di lantai lima. Delapan penghuni lainnya menderita sesak akibat menghirup asap.
Saat api mulai berkobar, B dan suaminya membuka jendela untuk meminta bantuan, sambil menggendong bayi mereka.
Karena jarak bangunan kurang dari satu meter, para tetangga dapat menjangkau dari jendela mereka, dan menyelamatkan bayi tersebut.
Suami B juga berhasil melarikan diri melalui jendela ke gedung di sebelahnya. Akan tetapi B terjatuh saat mencoba memanjat dan mengalami luka parah.
B dibawa ke Rumah Sakit Universitas Ajou, tetapi dinyatakan meninggal sekitar pukul 10.40 pagi waktu setempat, sekitar lima jam setelah kejadian.
Polisi meyakini pasangan itu terpaksa melarikan diri melalui jendela, karena asap tebal menghalangi mereka menggunakan tangga dengan aman.
Pihak berwenang mengatakan mereka berencana untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk A, atas tuduhan pembakaran tidak disengaja yang mengakibatkan kematian dan cedera. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
