Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Oktober 2025 | 17.41 WIB

Benjamin Netanyahu Mau Maju Lagi Jadi Perdana Menteri Israel, Yakin Menang Meski Dikecam di Dalam dan Luar Negeri

Benjamin Netanyahu (Instagram @b.netanyahu) - Image

Benjamin Netanyahu (Instagram @b.netanyahu)

JawaPos.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan akan kembali maju dalam pemilihan umum (pemilu) Israel yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. 

Ia menyatakan keyakinannya untuk kembali memimpin Israel, meski menghadapi tekanan politik dan kritik publik yang meningkat akibat perang di Gaza.

Dalam wawancara di Channel 14, stasiun televisi sayap kanan pada Jumat (18/10), Netanyahu menjawab lugas ketika ditanya apakah ia akan mencalonkan diri lagi.

“Ya,” ujarnya singkat. Ketika ditanya apakah ia yakin akan menang, Netanyahu menegaskan dengan nada optimistis, “Ya.”

Netanyahu, pemimpin Partai Likud yang dikenal berhaluan kanan, memegang rekor sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah Israel, lebih dari 18 tahun secara total sejak pertama kali menjabat pada 1996.

Pada pemilu terakhir, Partai Likud meraih 32 kursi di Knesset (parlemen Israel), disusul oleh partai-partai sekutu ultra-Ortodoks dengan 18 kursi, serta aliansi sayap kanan Religious Zionism yang meraih 14 kursi, hasil yang disebut-sebut sebagai pencapaian tertinggi kubu kanan Israel.

Namun masa jabatan Netanyahu kali ini diwarnai gejolak. Upaya pemerintahannya untuk melakukan reformasi sistem peradilan sempat memicu gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai kota Israel. 

Ratusan ribu warga turun ke jalan hampir setiap pekan menentang kebijakan yang dinilai mengancam demokrasi negara itu.

Situasi semakin menekan Netanyahu sejak pecahnya perang dengan Hamas pada 7 Oktober 2023. Serangan kelompok bersenjata Palestina dari Gaza itu memicu konflik besar yang hingga kini belum berakhir. 

Di tengah perang, Netanyahu mendapat kritik tajam dari keluarga sandera dan oposisi yang menuduhnya gagal melindungi warga Israel dan tidak memiliki strategi jelas untuk mengakhiri perang.

Meski begitu, Netanyahu tampak tidak gentar. Deklarasi pencalonan dirinya di 2026 menandakan tekad untuk mempertahankan kekuasaan di tengah tekanan politik paling berat sepanjang kariernya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore