
Aktris berbasis AI Tilly Norwood. (Instagram/tillynorwood)
JawaPos.com - Serikat pekerja industri hiburan Amerika, SAG-AFTRA, menyatakan penolakannya terhadap kemunculan “Tilly Norwood”, sosok aktris berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikabarkan tengah mencari agensi perwakilan di industri hiburan.
Dalam pernyataan resminya, serikat pekerja ini menegaskan bahwa kreativitas dalam seni pertunjukan harus tetap berpusat pada manusia.
SAG-AFTRA dengan tegas menolak penggunaan dan penggantian aktor manusia dengan pemeran buatan hasil teknologi.
“Untuk memperjelas, Tilly Norwood bukanlah aktor. Ia hanyalah karakter buatan yang dihasilkan oleh program komputer, yang dilatih menggunakan karya dari ribuan aktor profesional, tanpa izin maupun bayaran,” tulis pernyataan resmi di akun Instagram @sagaftra (10/1).
SAG-AFTRA juga menyebut bahwa karakter AI seperti Tilly tidak memiliki pengalaman hidup atau emosi yang nyata. SAG-AFTRA menilai penonton pun cenderung tidak tertarik dengan konten yang sepenuhnya dibuat oleh mesin tanpa keterlibatan manusia.
“Ini bukan solusi atas suatu masalah, melainkan menciptakan masalah baru, yaitu penyalahgunaan karya dari aktor manusia untuk menciptakan produk buatan yang justru mengancam mata pencaharian mereka, serta merendahkan nilai seni peran itu sendiri,” tambah pernyataan tersebut.
Serikat ini juga memperingatkan para produser yang bekerja sama dengan SAG-AFTRA agar tidak menggunakan aktor AI tanpa ketentuan kontrak. Setiap penggunaan pemeran buatan harus melalui proses pemberitahuan dan negosiasi sebagaimana telah diatur dalam perjanjian kerja.
Sebelumnya, industri hiburan Amerika Serikat digegerkan dengan kemunculan aktris bernama Tilly Norwood. Tilly merupakan aktris yang sepenuhnya dibuat menggunakan teknologi AI oleh Particle6. Particle6 adalah studio produksi AI yang didirikan oleh Eline Van der Velden, seorang aktris sekaligus inovator teknologi.
Penolakan SAG-AFTRA ini menambah panjang daftar kekhawatiran komunitas kreatif terhadap penggunaan teknologi AI di industri hiburan. Banyak pekerja kreatif mengkhawatirkan soal etika, perlindungan karya, dan masa depan profesi aktor manusia di era digital.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
