Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 02.33 WIB

Indeks Paspor Menempatkan Singapura di Puncak sebagai Negara dengan Tujuan Bebas Visa ke-193 Negara

Illustrasi paspor (Freepik)

JawaPos.com – Indeks paspor yang diluncurkan pada tahun 2005 menilai hampir 200 negara berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi pemegang paspor tanpa visa.

Indeks ini memeringkat negara-negara berdasarkan data dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional dan diperbarui setiap bulan.

Singapura kembali menempati peringkat pertama sebagai pemegang paspor terkuat di dunia menurut Indeks Paspor Henley edisi Juli 2025.

Paspor Singapura memberikan akses bebas visa ke 193 negara, melampaui enam negara lain yang pernah berbagi posisi puncak pada tahun 2024. Capaian ini menegaskan posisi Singapura sebagai pemimpin global dalam kemudahan perjalanan internasional.

Pada tahun sebelumnya, Singapura berbagi peringkat teratas dengan Jepang, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Kini, keenam negara tersebut harus puas di posisi lebih rendah setelah Singapura memperluas jangkauan perjanjian bebas visa. Hal ini menunjukkan keberhasilan diplomasi Singapura dalam memperkuat kerja sama internasional.

Pemeringkatan terbaru juga menyoroti penurunan paspor Amerika Serikat dan Inggris. Paspor AS turun ke peringkat ke-10 bersama Islandia dan Lituania, setelah sebelumnya berada di posisi ke-9 pada tahun 2024. Ini merupakan pertama kalinya dalam dua dekade AS hampir keluar dari 10 besar daftar paspor paling kuat.

Penurunan peringkat paspor AS terbilang signifikan mengingat negara tersebut pernah menduduki posisi pertama pada tahun 2006 dan 2014.

Inggris juga mengalami penurunan dan kini hanya menempati peringkat ke-6 dengan akses ke 186 negara. Kedua negara ini dinilai kurang aktif dalam memperbarui kesepakatan penghapusan visa secara global.

Sementara itu, India mencatat kenaikan peringkat paling signifikan dalam enam bulan terakhir. Paspor India melompat dari peringkat 85 menjadi 77, menunjukkan kemajuan besar dalam upaya memperluas perjanjian perjalanan bebas visa. Lompatan ini mencerminkan diplomasi yang semakin proaktif dari pemerintah India.

Di sisi lain, Afghanistan tetap berada di posisi paling bawah. Paspor negara itu hanya memungkinkan warganya bepergian tanpa visa ke 25 negara.

Kondisi ini menegaskan tantangan besar yang dihadapi Afghanistan dalam memperluas hubungan diplomatik internasional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore