
Mantan presiden Korsel Yoon Suk Yeol terlihat hanya mengenakan pakaian dalam sebagai bentuk perlawanan. (YouTube @정이사s, Joint Press Corps)
JawaPos.com - Sebuah video berdurasi 19 detik yang menampilkan mantan presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, tengah beredar luas di dunia maya.
Rekaman itu disebut-sebut berasal dari kamera pengawas dan memperlihatkan Yoon hanya mengenakan pakaian dalam saat proses penangkapannya.
Dilansir dari Allkpop, pada 2 September, cuplikan dengan judul “Video Bocoran Yoon Suk Yeol di Tahanan” tersebar di berbagai platform media sosial dan langsung menjadi perbincangan publik.
Video tersebut menunjukkan seorang pria berjas berdiri bersama petugas pemasyarakatan di luar sel isolasi sebuah pusat penahanan, sementara sosok lain yang mirip Yoon tampak mengintip dari dalam. Namun, karena kualitas gambar yang buruk, wajahnya tidak terlihat jelas.
Video tersebut dilaporkan bocor pada tanggal 1 September, ketika anggota Komite Legislasi dan Kehakiman Majelis Nasional meninjau video pengawas dan rekaman lain, dari pelaksanaan surat perintah penangkapan Yoon.
Anggota komite menyatakan bahwa Yoon melawan pada percobaan pertama dan kedua, meskipun hanya mengenakan pakaian dalam.
Dikutip dari Allkpop, sidang tersebut secara tidak sengaja disiarkan di sebuah media berita, ketika komite sedang menayangkan rekaman yang dipermasalahkan tersebut. Video tersebut pun dengan cepat menyebar secara daring melalui YouTube dan kanal media sosial lainnya.
Sementara itu, pada tanggal 1 September, anggota Komite Legislasi dan Peradilan Majelis Nasional melakukan inspeksi langsung di Pusat Penahanan Seoul di Uiwang, provinsi Gyeonggi, dan meninjau rekaman CCTV dari proses eksekusi surat perintah.
Kim Yong Min seorang anggota parlemen partai Demokrat dan sekretaris partai di komite tersebut langsung angkat suara setelah menonton video tersebut.
"Saat upaya eksekusi surat perintah pertama, mantan presiden Yoon berbaring dengan pakaian dalamnya dan melawan dengan keras, sambil berkata, 'Anda tidak boleh memaksa saya.',"
"Ia (Yoon Suk Yeol) menolak dengan menuntut untuk tidak disentuh, bersikeras bertemu pengacaranya, dan berbicara dengan nada menantang."
"Pada percobaan kedua, ia masih mengenakan pakaian dalam, duduk, dan membaca sesuatu yang tampak seperti Alkitab, serta kembali menolak."
"Ketika petugas pemasyarakatan menyuruhnya berpakaian, ia menjawab, 'Kalau saya menolak, bagaimana Anda bisa mengeksekusinya?' sambil terus melawan."
"Rekaman tersebut tidak menunjukkan pelanggaran hukum dari pihak penasihat khusus, melainkan tindakan Yoon yang berulang dan disengaja menghalangi penegakan hukum dan otoritas publik yang sah."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
