Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 04.39 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping Kunjungi Moskow Usai Serangan Drone Ukraina, Tunjukkan Solidaritas untuk Putin

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam acara penyambutan kedatangannya di Moskow pada Rabu (7/5). (Reuters) - Image

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam acara penyambutan kedatangannya di Moskow pada Rabu (7/5). (Reuters)

JawaPos.com - Sebagai bentuk solidaritas terhadap Presiden Vladimir Putin, Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan kunjungan ke Moskow pada Rabu (7/5), tak lama setelah Ibu Kota Rusia diguncang serangan drone yang diduga berasal dari Ukraina.

Menanggapi kabar kunjungan tersebut, Ukraina disebut meluncurkan serangan drone ke arah Moskow hanya beberapa saat sebelum kedatangan Xi Jinping, sebagai bentuk penolakan terhadap agenda diplomatik itu.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, menyampaikan bahwa pasukan Rusia berhasil menetralisir setidaknya 14 unit drone Ukraina yang mengarah ke ibu kota pada hari yang sama.

Akibat rentetan serangan yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut, salah satu bandara utama Moskow sempat menghentikan operasionalnya selama beberapa jam, tepat sebelum kedatangan Xi Jinping.

Dilansir dari laman Reuters pada Kamis (8/5), dalam salah satu wawancara mengenai serangan udara yang terjadi di masing-masing ibu kota Rusia dan Ukraina, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan jika menghindari eskalasi ketegangan antara pihak-pihak terkait merupakan prioritas utama dalam kunjungan Presiden Xi Jinping kali ini.

Xi Jinping sebelumnya telah menyerukan agar konflik Rusia-Ukraina diselesaikan melalui jalur diplomatik. Ia bahkan menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang memperburuk situasi dengan terus memasok senjata kepada Ukraina.

Dalam agenda kunjungannya, Xi dijadwalkan bertemu Presiden Putin untuk melakukan pembicaraan pada Kamis (8/5), serta menghadiri Parade Militer di Red Square, Moskow, pada Jumat (9/5), bersama para pemimpin dunia lainnya. Parade ini digelar untuk memperingati 80 tahun kemenangan Uni Soviet dan sekutunya atas Nazi Jerman.

Kehadiran Xi Jinping dalam parade tersebut dipandang sebagai dukungan simbolik yang sangat berarti bagi Rusia. Kunjungan ini juga menjadi sinyal bahwa Moskow tidak sepenuhnya terisolasi dari dunia internasional, dan sekaligus mempertegas posisi Xi Jinping sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di dunia saat ini.

Tidak hanya Xi Jinping, sebanyak 28 pemimpin dunia turut dijadwalkan hadir dalam parade tersebut, memperkuat citra Rusia di kancah global.

Namun, Kementerian Luar Negeri Ukraina menyerukan agar negara-negara tersebut tidak mengirimkan unsur militer mereka ke acara tersebut.

Menurut Ukraina, pengiriman militer dalam parade akan bertentangan dengan sikap netral yang sebelumnya dinyatakan oleh beberapa negara terkait konflik Rusia-Ukraina. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore