
Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dalam acara penyambutan kedatangannya di Moskow pada Rabu (7/5). (Reuters)
JawaPos.com - Sebagai bentuk solidaritas terhadap Presiden Vladimir Putin, Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan kunjungan ke Moskow pada Rabu (7/5), tak lama setelah Ibu Kota Rusia diguncang serangan drone yang diduga berasal dari Ukraina.
Menanggapi kabar kunjungan tersebut, Ukraina disebut meluncurkan serangan drone ke arah Moskow hanya beberapa saat sebelum kedatangan Xi Jinping, sebagai bentuk penolakan terhadap agenda diplomatik itu.
Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, menyampaikan bahwa pasukan Rusia berhasil menetralisir setidaknya 14 unit drone Ukraina yang mengarah ke ibu kota pada hari yang sama.
Akibat rentetan serangan yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut, salah satu bandara utama Moskow sempat menghentikan operasionalnya selama beberapa jam, tepat sebelum kedatangan Xi Jinping.
Dilansir dari laman Reuters pada Kamis (8/5), dalam salah satu wawancara mengenai serangan udara yang terjadi di masing-masing ibu kota Rusia dan Ukraina, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan jika menghindari eskalasi ketegangan antara pihak-pihak terkait merupakan prioritas utama dalam kunjungan Presiden Xi Jinping kali ini.
Xi Jinping sebelumnya telah menyerukan agar konflik Rusia-Ukraina diselesaikan melalui jalur diplomatik. Ia bahkan menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang memperburuk situasi dengan terus memasok senjata kepada Ukraina.
Dalam agenda kunjungannya, Xi dijadwalkan bertemu Presiden Putin untuk melakukan pembicaraan pada Kamis (8/5), serta menghadiri Parade Militer di Red Square, Moskow, pada Jumat (9/5), bersama para pemimpin dunia lainnya. Parade ini digelar untuk memperingati 80 tahun kemenangan Uni Soviet dan sekutunya atas Nazi Jerman.
Kehadiran Xi Jinping dalam parade tersebut dipandang sebagai dukungan simbolik yang sangat berarti bagi Rusia. Kunjungan ini juga menjadi sinyal bahwa Moskow tidak sepenuhnya terisolasi dari dunia internasional, dan sekaligus mempertegas posisi Xi Jinping sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di dunia saat ini.
Baca Juga: Amerika Serikat dan Tiongkok Dijadwalkan Bertemu di Swiss, Bahas soal Tarif dan Perang Dagang
Tidak hanya Xi Jinping, sebanyak 28 pemimpin dunia turut dijadwalkan hadir dalam parade tersebut, memperkuat citra Rusia di kancah global.
Namun, Kementerian Luar Negeri Ukraina menyerukan agar negara-negara tersebut tidak mengirimkan unsur militer mereka ke acara tersebut.
Menurut Ukraina, pengiriman militer dalam parade akan bertentangan dengan sikap netral yang sebelumnya dinyatakan oleh beberapa negara terkait konflik Rusia-Ukraina. (*)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
