Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 23.42 WIB

Sejarah Alcatraz, Penjara dengan Pengamanan Terketat di Amerika Serikat yang Ingin Dibuka Kembali oleh Trump

Bangunan Penjara Alcatraz yang berdiri di atas pulau yang bertebing terjal. (Mauro Lima/Unsplash) - Image

Bangunan Penjara Alcatraz yang berdiri di atas pulau yang bertebing terjal. (Mauro Lima/Unsplash)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan lewat unggahannya di Truth Social bahwa ia akan membuka dan membangun kembali Penjara Alcatraz. 

Alcatraz sendiri dikenal sebagai salah satu penjara paling ketat di AS dan telah resmi ditutup lebih dari 60 tahun yang lalu.

"Saya memerintahkan Biro Penjara, bersama dengan Departemen Kehakiman, FBI, dan Keamanan Dalam Negeri, untuk membuka dan membangun kembali ALCATRAZ yang lebih luas untuk menampung pelaku paling berbahaya dan kejam di Amerika," tulis Trump ldalam unggahannya di akun Truth Social @realDonaldTrump pada Senin (5/5) waktu setempat.

Keinginan Trump untuk membuka kembali Alcatraz ini menunjukkan bahwa ia ingin menghidupkan kembali fungsi penjara tersebut, yaitu untuk menangani narapidana yang tidak bisa diatur.

Akan tetapi, Presiden AS ini masih belum memberikan rencana atau jadwal yang lebih jelas untuk pembukaan kembali penjara tersebut.

Trump dalam unggahannya juga menulis dengan berapi-api, "BANGUN KEMBALI DAN BUKA ALCATRAZ!"

Selain itu, ia juga menulis bahwa pembukaan kembali Alcatraz akan menjadi simbol hukum, ketertiban, dan keadilan.

Penjara di Amerika Serikat yang Melegenda

Alcatraz merupakan salah satu penjara di AS yang terkenal dan melegenda. Penjara ini terletak di Pulau Alcatraz, sekitar dua kilometer dari lepas pantai San Fransisco.

Alcatraz terkenal sebagai tempat yang penuh dengan penjahat terburuk dan kondisi yang keras serta tidak ada celah untuk melarikan diri.

Bahkan, salah satu upaya melarikan diri pada tahun 1962 yang dilakukan oleh tiga tahanan menjadi inspirasi film berjudul Escape From Alcatraz yang dibintangi oleh Clint Eastwood.

Dilansir dari laman Biro Penjara Federal Amerika Serikat, Pulau Alcatraz pertama kali digunakan sebagai situs militer AS pada tahun 1850 yang dilengkapi dengan benteng dan meriam.

Pada tahun 1909, benteng tersebut dirobohkan untuk dijadikan sebagai pondasi penjara militer yang baru. Penjara militer ini terus digunakan oleh Angkatan Darat AS hingga tahun 1933, ketika pulau tersebut akhirnya diserahkan kepada Departemen Kehakiman AS.

Pada akhirnya, pulau tersebut pun digunakan sebagai penjara dengan keamanan maksimum untuk menangani narapadina yang paling sulit diatur. Hal ini juga untuk menunjukkan ke publik bahwa pemerintah serius dalam menangani kejahatan yang marak terjadi pada saat itu.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore