Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 April 2025 | 01.16 WIB

Paus Fransiskus Wafat, Siapa yang Akan Jadi Penggantinya? Ini Deretan Kardinal Kuat Calon Paus Baru

Kesehatan Paus Fransiskus yang memburuk sempat menimbulkan kekhawatiran di Vatikan, sebelum akhirnya beliau wafat pada Senin (21/4/2025). (Independent)

JawaPos.com — Wafatnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun pada Senin (21/4), sehari setelah menyapa umat di Basilika Santo Petrus, menandai berakhirnya kepemimpinan seorang Paus yang dikenal progresif dan penuh semangat reformasi. 

Mengingat kondisi kesehatannya yang menurun dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dirawat akibat pneumonia berat, isu suksesi pun telah lama menjadi pembahasan.

Kini, Vatikan akan menggelar konklaf, sidang tertutup di Kapel Sistina tempat 138 kardinal berusia di bawah 80 tahun dari total 252 kardinal akan memilih Paus baru secara rahasia. 

Menurut Konferensi Waligereja Katolik Amerika Serikat, proses ini dapat berlangsung 15–20 hari dengan empat putaran pemungutan suara setiap harinya hingga terpilih kandidat yang memperoleh dua pertiga suara.

Melansir Independent, Senin (21/4/2025), berikut beberapa nama kuat yang disebut-sebut sebagai calon potensial untuk menggantikan Paus Fransiskus yang telah wafat:

Kardinal Pietro Parolin

 
 

Sebagai Sekretaris Negara Vatikan sejak 2013, Kardinal Parolin dari Veneto, Italia, merupakan tokoh berpangkat tertinggi dalam konklaf kali ini. Dikenal sebagai sosok moderat, Parolin menghindari polarisasi politik Gereja antara sayap kiri dan kanan. 

Dalam wawancara dengan L’Eco di Bergamo, ia menegaskan pentingnya penyelesaian konflik global tanpa pendekatan sepihak. “Solusi tak boleh dipaksakan secara sepihak karena itu akan melukai hak suatu bangsa,” ujarnya.

Kardinal Peter Erdö

Kardinal asal Hungaria ini dikenal konservatif dan teguh mempertahankan ajaran tradisional Gereja. Ia menentang pemberian Komuni kepada umat Katolik yang bercerai dan menikah kembali, serta pernah membandingkan penerimaan pengungsi dengan perdagangan manusia.

Selain itu, pernyataannya yang membandingkan praktik menerima pengungsi dengan perdagangan manusia pernah memicu kontroversi, mencerminkan pandangan tegasnya dalam isu sosial dan migrasi. Erdö diangkat menjadi kardinal pada 2003 oleh Paus Yohanes Paulus II.

Kardinal Luis Antonio Tagle

Tagle, 67 tahun, adalah kardinal asal Filipina yang dinilai mewakili suara Asia. Jika terpilih, ia akan menjadi Paus Asia pertama dalam sejarah. Pandangannya yang progresif mencerminkan semangat Paus Fransiskus, terutama dalam isu LGBT, ibu yang memilih tidak menikah, dan umat yang bercerai.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore