Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 02.06 WIB

Sistem Transportasi Seoul Belum Ramah Turis Asing, Kartu Pembayaran Internasional Tidak Berlaku

Tempat pembelian tiket KTX di stasiun Seoul hanya dua mesin yang menerima kartu internasional (Dok. Korea Times)

JawaPos.com - Meskipun Pemerintah Metropolitan Seoul, Korea Selatan berambisi untuk menarik 30 juta turis mancanegara setiap tahunnya, banyak wisatawan asing yang masih kesulitan membayar transportasi umum di sana.

Di stasiun Seoul, pusat transportasi utama yang menghubungkan berbagai jalur kereta bawah tanah, kereta cepat KTX, dan kereta reguler, banyak turis internasional mengalami kendala saat menggunakan kartu kredit atau debit yang diterbitkan di luar negeri untuk membayar perjalanan mereka.

Ketika reporter Korea Times mengunjungi stasiun pada Rabu (26/3), ada 20 kios yang tersedia untuk membeli tiket KTX, tetapi hanya dua yang menerima kartu kredit internasional, dan salah satunya tidak dapat digunakan.

Situasi ini lebih terbatas lagi untuk kereta bawah tanah, di mana kartu asing tidak diterima sebagai alat pembayaran. 

Wisatawan harus membeli kartu T-money yang dapat diisi ulang atau kartu transit tak terbatas kota, Climate Card, dari stasiun atau toko serba ada. 

Sebagai alternatif, mereka dapat menggunakan uang tunai untuk membeli tiket kereta bawah tanah sekali jalan.

Namun, sebuah minimarket di dalam stasiun Seoul memiliki tanda yang menyatakan bahwa mereka tidak menyediakan Climate Card.

Seoul Metro, yang mengoperasikan sebagian Jalur 1, 3 dan 4, dan semua Jalur 2, 5, 6, 7, 8 dan 9, mengakui ketidaknyamanan yang dihadapi oleh para wisatawan asing

Namun, perusahaan itu mengatakan bahwa peningkatan sistem untuk menerima kartu internasional, akan memerlukan biaya yang signifikan.

Untuk menaiki kereta bawah tanah, penumpang harus menggunakan kartu transportasi yang kompatibel dengan standar PayOn domestik Korea, yang tidak dapat digunakan oleh kartu kredit yang diterbitkan oleh pihak asing. 

Hal ini pada dasarnya membuat kartu global seperti Visa dan Mastercard, tidak dapat digunakan untuk pembayaran.

Sistem pembayaran 'open-loop', yang akan memungkinkan penumpang untuk menggunakan kartu kredit internasional dan dompet digital, bergantung pada kompatibilitas antara jaringan kartu global dan infrastruktur pembayaran transportasi Korea Selatan

Namun menurut operator kereta bawah tanah, integrasi semacam itu akan membutuhkan pembaruan yang mahal atau penggantian terminal tarif yang ada.

"Meskipun biaya untuk meningkatkan sistem ini menjadi perhatian utama, ada juga keraguan tentang keefektifannya, karena penggunaan oleh pengunjung asing mungkin terbatas," kata seorang petugas Metro Seoul.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore