Tempat pembelian tiket KTX di stasiun Seoul hanya dua mesin yang menerima kartu internasional (Dok. Korea Times)
JawaPos.com - Meskipun Pemerintah Metropolitan Seoul, Korea Selatan berambisi untuk menarik 30 juta turis mancanegara setiap tahunnya, banyak wisatawan asing yang masih kesulitan membayar transportasi umum di sana.
Di stasiun Seoul, pusat transportasi utama yang menghubungkan berbagai jalur kereta bawah tanah, kereta cepat KTX, dan kereta reguler, banyak turis internasional mengalami kendala saat menggunakan kartu kredit atau debit yang diterbitkan di luar negeri untuk membayar perjalanan mereka.
Ketika reporter Korea Times mengunjungi stasiun pada Rabu (26/3), ada 20 kios yang tersedia untuk membeli tiket KTX, tetapi hanya dua yang menerima kartu kredit internasional, dan salah satunya tidak dapat digunakan.
Situasi ini lebih terbatas lagi untuk kereta bawah tanah, di mana kartu asing tidak diterima sebagai alat pembayaran.
Wisatawan harus membeli kartu T-money yang dapat diisi ulang atau kartu transit tak terbatas kota, Climate Card, dari stasiun atau toko serba ada.
Sebagai alternatif, mereka dapat menggunakan uang tunai untuk membeli tiket kereta bawah tanah sekali jalan.
Namun, sebuah minimarket di dalam stasiun Seoul memiliki tanda yang menyatakan bahwa mereka tidak menyediakan Climate Card.
Seoul Metro, yang mengoperasikan sebagian Jalur 1, 3 dan 4, dan semua Jalur 2, 5, 6, 7, 8 dan 9, mengakui ketidaknyamanan yang dihadapi oleh para wisatawan asing.
Namun, perusahaan itu mengatakan bahwa peningkatan sistem untuk menerima kartu internasional, akan memerlukan biaya yang signifikan.
Untuk menaiki kereta bawah tanah, penumpang harus menggunakan kartu transportasi yang kompatibel dengan standar PayOn domestik Korea, yang tidak dapat digunakan oleh kartu kredit yang diterbitkan oleh pihak asing.
Hal ini pada dasarnya membuat kartu global seperti Visa dan Mastercard, tidak dapat digunakan untuk pembayaran.
Sistem pembayaran 'open-loop', yang akan memungkinkan penumpang untuk menggunakan kartu kredit internasional dan dompet digital, bergantung pada kompatibilitas antara jaringan kartu global dan infrastruktur pembayaran transportasi Korea Selatan.
Namun menurut operator kereta bawah tanah, integrasi semacam itu akan membutuhkan pembaruan yang mahal atau penggantian terminal tarif yang ada.
"Meskipun biaya untuk meningkatkan sistem ini menjadi perhatian utama, ada juga keraguan tentang keefektifannya, karena penggunaan oleh pengunjung asing mungkin terbatas," kata seorang petugas Metro Seoul.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
