Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juli 2024 | 01.41 WIB

Profil Ryan Garcia, Petinju Muda Berbakat yang Sedang Disorot karena Melakukan Rasis di Sosial Media

Petinju Ryan Garcia tengah menjadi sorotan karena perilakunya di media sosial. Dilansir The Guardian pada Senin (8/7), petinju 25 tahun itu melakukan hinaan rasis kepada orang kulit hitam

JawaPos.com- Petinju Ryan Garcia tengah menjadi sorotan karena perilakunya di media sosial. Dilansir The Guardian pada Senin (8/7), petinju 25 tahun itu melakukan hinaan rasis kepada orang kulit hitam dan komentarnya saat live di sosial media yang meremehkan umat Muslim.

Dalam tulisan di X atau twitter pribadinya, Ryan Garcia menyatakan bahwa ia akan bertanggung jawab atas perkataanya dan mengucapkan minta maaf. Selain itu, dirinya juga sedang berjuang untuk terlepas dari ketergantungan narkoba dan akan melakukan rehabilitasi.

Ryan Garcia juga menyoroti ketidakadilan Dewan Tinju Dunia (WBC) dalam menanggapi kasus tentang rasisme. Menurutnya, banyak petinju lain yang telah melakukan kasus tersebut tapi tidak diberi sanksi oleh WBC.

Padahal bulan lalu, Garcia telah diskors selama satu tahun oleh Komisi Atletik Negara Bagian New York (NYSAC) yang memutuskan bahwa kemenangannya melawan Devin Haney di bulan April tidak disahkan. Hal tersebut karena dirinya positif memakai obat untuk meningkatkan performa.

Selain itu, petinju asal California tersebut juga pernah ditangkap pada bulan Juni karena telah menyebabkan kerugian sekitar Rp 243 juta di sebuah hotel yang berada di Beverly Hills. Pengacara Ryan Garcia mengatakan bahwa penangkapan tersebut membuat dirinya terpukul karena ibunya sedang mengalami sakit.

Oscar De La Hoya sebagai mantan petinju sekaligus promotor dari Ryan Garcia sangat menentang aksi rasisme yang dilakukannya. Dalam unggahannya di X, mantan juara dunia tersebut sangat menantang sikap intoleransi dan ruang untuk kebencian dalam perusahaanya.

Dirinya berharap, Ryan Garcia dapat menggunakan waktunya di luar olahraga untuk menyelesaikan masalahnya dan Oscar De La Hoya akan siap untuk membantunya.

Keluarga Ryan Garcia juga buka suara terkait kasus yang menimpa anggota keluarganya tersebut. Dilansir The Guardian, keluarga dengan tegas tidak mendukung pernyataannya terkait ras atau agama karena tidak mencerminkan sikap Garcia dan bagaimana ia dibesarkan. Saat ini keluarga sedang membantunya untuk melawan kesehatan mental yang dialaminya dengan mencarikan penanganan yang tepat.

Sikap tegas ditunjukkan oleh WBC tentang perilaku dari Ryan Garcia. Mauricio Sulaiman sebagai presiden WBC memutuskan untuk mengeluarkannya dari organisasi tersebut. Pernyataan yang ditulis lewat X tersebut menegaskan bahwa mereka menolak segala hal yang bersikap diskriminasi.

Profil Ryan Garcia

Ryan Garcia berasal dari Victorville, California, yang saat ini tinggal di Los Angeles. Dilansir ESPN pada Senin (8/7) dirinya merupakan mantan peraih juara di kelas ringan WBC dan merupakan salah satu petinju muda terbaik saat ini. Selain itu, ia juga sangat populer di media sosial dengan 10 juta pengikut di Instagram dan 5,6 juta pengikut di TikTok.

Petinju yang lahir pada tanggal 8 Agustus 1998 ini, juga digadang-gadang menjadi penerus Oscar De La Hoya. Dilansir Planet Sport pada Senin (8/7), Ryan Garcia pernah meraih 26 kemenangan dan terhenti saat dikalahkan oleh Gervonta Davis di bulan April 2023. Pertandingan yang paling mengesankan bagi dirinya adalah saat mengalahkan petinju peraih emas Olimpiade Luke Campbell di bulan Januari 2021.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore