Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 April 2023 | 01.06 WIB

Hasil Survei: Separo dari Lajang Berumur di Bawah 30 Tahun di Jepang Enggan Punya Anak

SMP Yumoto, Jepang, per Jumat (7/4) ditutup lantaran tak lagi memiliki murid. - Image

SMP Yumoto, Jepang, per Jumat (7/4) ditutup lantaran tak lagi memiliki murid.

JawaPos.com-Sekitar separo dari jumlah lajang berusia di bawah 30 tahun di Jepang tidak tertarik untuk memiliki anak, menurut survei yang dilakukan baru-baru ini oleh perusahaan farmasi Rohto Pharmaceutical Co.

Para responden dalam survei itu mengaku enggan memiliki anak karena masalah ekonomi, beban melahirkan, dan tugas mengasuh anak.

Dari 400 responden yang berusia 18–29 tahun, 49,4 persen di antaranya mengatakan bahwa mereka tidak ingin mempunyai anak. Persentase tersebut tertinggi dari tiga survei tahunan yang telah dilakukan oleh Rohto.

Berdasarkan gender, ditemukan bahwa 53,0 persen pria dan 45,6 persen perempuan tidak tertarik untuk menjadi orang tua, dengan alasan tingginya biaya dan khawatir dengan masa depan Jepang, jelas perusahaan yang berbasis di Osaka itu pada akhir Maret.

Hasil survei daring yang dilakukan pada Januari itu muncul setelah data pemerintah menunjukkan bahwa jumlah bayi yang lahir di Jepang turun pada tahun lalu menjadi di bawah 800.000 kelahiran. Angka tersebut merupakan yang terendah sejak pencatatan kelahiran bayi dimulai pada 1899.

Jepang memiliki populasi usia tua yang bertambah dengan cepat. Untuk meningkatkan angka kelahiran, pemerintah pada April telah meluncurkan Badan Anak dan Keluarga untuk mengawasi kebijakan anak, termasuk pelecehan anak dan kemiskinan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore