Presiden Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi siap jika Palestina demiliterisasi usai konflik berakhir./Reuters
JawaPos.com - Upaya untuk menghentikan perang Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza setengah tahun lalu, terus dilakukan. Ihwal adanya hal ini dikatakan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.
Pernyataan Presiden Sisi itu disampaikan dalam sebuah pidato pada acara malam Lailatul Qadr, yang jatuh pada Jumat/Sabtu malam, di hadapan beberapa pejabat dan tokoh agama di Pusat Konferensi Internasional Al-Manara di Kairo timur.
Presiden Mesir berbicara tentang keutamaan malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan dan penuh berkah tersebut, serta signifikansinya di kalangan umat Islam, dengan makna keagamaan dan spiritualnya yang luar biasa.
Sisi membahas situasi di Palestina, dengan mengatakan: "Saya tidak akan melewatkan kesempatan untuk menegaskan kembali solidaritas kami yang tegas dan teguh terhadap saudara-saudara Palestina kami di Jalur Gaza."
Dia juga menegaskan kembali bahwa Mesir akan mengerahkan upaya maksimal dan pantang menyerah untuk mengakhiri permusuhan dan memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke Gaza.
"Saya juga menggarisbawahi komitmen Mesir yang tak tergoyahkan untuk berupaya tanpa kenal lelah memastikan hak-hak rakyat Palestina dan pembentukan negara independen mereka di sepanjang perbatasannya yang ditetapkan pada 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," tambahnya.
Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas yang dilakukan kelompok Hamas Palestina pada awal Oktober, menewaskan kurang dari 1.200 orang.
Lebih dari 33.100 warga Palestina sejak saat itu telah tewas dan lebih dari 75.800 lainnya luka-luka di tengah kehancuran massal dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok.
Israel juga memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Jalur Gaza, menyebabkan penduduknya, khususnya warga Gaza utara, berada di ambang kelaparan.
Baca Juga: Tiga Truk Bantuan Berisi BBM-Pasokan Medis Tiba di Rumah Sakit di Jalur Gaza Utara
Perang Israel telah memaksa 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kelangkaan akut terhadap makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur daerah kantong itu mengalami kerusakan atau hancur, menurut PBB.
Israel dituding melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang pada pekan lalu memintanya untuk berbuat lebih banyak guna mencegah kelaparan di Gaza.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
