
Pembukaan dua menara di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi di Kairo (yohanesabdullah.com)
JawaPos.com - Pembukaan dua menara di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi, ikon terkenal Kairo, pada Minggu (18/2) setelah proses renovasi merupakan sebuah peristiwa bersejarah.
Dilansir dari Antara Senin (19/2), Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir, Ahmed Issa, secara resmi mengumumkan pembukaan menara Ramla dan Al-Haddad, serta sejumlah objek lain yang telah direnovasi, dalam sebuah upacara peresmian yang meriah.
Dalam kesempatan tersebut, Issa mengumumkan keputusan untuk memperpanjang durasi tur di benteng tersebut dari satu jam menjadi tiga jam.
Dengan tujuan meningkatkan kunjungan malam di Kairo, yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi industri pariwisata di kota tersebut.
Pernyataan resmi dari Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir menyokong langkah-langkah ini, menegaskan komitmen untuk memperluas pengalaman wisatawan dan meningkatkan daya tarik Kairo sebagai destinasi wisata utama di kawasan tersebut.
Mustafa Waziri, sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir, secara rinci menjelaskan bagaimana kedua menara yang baru dibuka akan diintegrasikan ke dalam pengalaman wisata di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi.
Pengunjung akan diberi akses ke menara-menantara ini melalui tiket masuk benteng, sehingga memungkinkan mereka untuk menikmati keindahan dan sejarah yang terkandung di dalamnya.
Proses restorasi yang dipimpin oleh Waziri melibatkan serangkaian tahap, mulai dari pembersihan hingga penggantian batu, serta perawatan tangga dan lantai batu yang membutuhkan perhatian khusus.
Selain itu, pembangunan tembok baru juga dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan melindungi warisan bersejarah, menunjukkan komitmen serius dalam menjaga integritas struktural dan keaslian situs-situs bersejarah Mesir.
Menara Ramla, dengan tinggi mencapai 20,8 meter, menambahkan dimensi visual yang mengesankan bagi Benteng Salahuddin Al-Ayyubi di Kairo.
Sementara itu, Menara Al-Haddad dikenal sebagai salah satu struktur terbesar di dalam benteng tersebut.
Dibangun oleh Salahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1176, Menara Al-Haddad telah menjadi simbol kekuasaan bagi sebagian besar penguasa Mesir selama periode sejarah yang mencapai 700 tahun.
Kehadiran dan keberadaan kembali kedua menara ini tidak hanya menambah daya tarik visual bagi kompleks benteng, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merenungkan sejarah dan kekayaan budaya Mesir yang dalam.
Dengan demikian, pembukaan kembali kedua menara ini secara signifikan meningkatkan daya tarik Benteng Salahuddin Al-Ayyubi sebagai tujuan wisata bagi para pengunjung yang ingin mengeksplorasi warisan sejarah dan kebudayaan yang kaya dari negara ini.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
