
Presiden Yoon Suk Yeol mulai mensosialisasikan program Neulbom School./Kantor Kepresidenan Korea Selatan
JawaPos.com - Korea Selatan pada hari Senin (5/2), meluncurkan rencana untuk memperpanjang jam pelajaran untuk kelas ekstrakurikuler sekolah dasar.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan membuat kelas-kelas tersebut tersedia di semua sekolah, untuk membuat rutinitas kehidupan orang tua yang sering bepergian menjadi lebih baik dari segi logistik dan finansial.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 1,17 triliun won atau sekitar Rp 13 triliun untuk tahun ini, dua kali lipat lebih besar dari jumlah yang dialokasikan untuk tahun lalu.
Dana tersebut dialokasikan pada setiap siswa kelas satu, untuk mendaftar pada program kelas ekstrakurikuler tahun ini, yang dinamakan Neulbom School.
Tambahan dua jam setiap hari akan disediakan secara gratis untuk kelas ekstrakurikuler siswa kelas satu, yang biasanya pulang sekolah sekitar pukul 13.00 KST (Korea Standard Time).
Orang tua dapat mendaftarkan anak-anak mereka di kelas tambahan hingga pukul 20.00 KST, dengan biaya tambahan. Sekitar 8.500 staf akan dialokasikan untuk menjalankan kelas-kelas tersebut.
Dalam debat publik pada hari Senin, Presiden Yoon Suk Yeol menekankan peran sekolah dasar dalam menyediakan penitipan anak di luar jam mengajar wajib yang ditetapkan dalam kurikulum nasional.
Debat tersebut diadakan bersamaan dengan pengarahan kebijakan tahun baru oleh Kementerian Pendidikan.
"Sekolah-sekolah harus diberi peran dan tanggung jawab yang lebih besar, agar konsep 'kepedulian masyarakat' dapat berakar," ujar Yoon Suk Yeol dalam acara yang diadakan di sebuah sekolah dasar di Hanam, provinsi Gyeonggi.
Orang tua seringkali kesulitan untuk menyesuaikan jam kerja mereka, dengan jadwal sekolah anak-anak. Hal tersebut memaksa para orang tua untuk mengambil cuti sejenak dari karier mereka, atau meninggalkannya.
Mereka yang tetap bekerja, sering kali harus mengirim anak-anak mereka ke kelas privat sepulang sekolah.
Pada tahun 2022, orang tua di Korea Selatan menghabiskan total 11,9 triliun won atau sekitar Rp 130 triliun untuk kelas privat anak-anak mereka.
Dengan latar belakang ini, Korea Selatan membuat rencana untuk lebih dari 6.000 sekolah dasar di seluruh negeri untuk menawarkan Neulbom School.
Neulbom School merupakan program sebelum dan sesudah sekolah, yang disponsori oleh pemerintah kepada siswa kelas satu mulai semester musim gugur.
Kelas-kelas Neulbom School akan dapat dinikmati oleh siswa, di semua jenjang sekolah dasar pada tahun 2026.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
