Gambar pengungsi palestina menerima bantuan di pusat Badan bantuan dan Pekerjaan PBB (nytimes.com)
JawaPos.com - Setelah mendesak badan organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), negara-negara pendonor United Nations Relief and Works Agency (UNRWA), pada Rabu (30/1) memberikan isyarat kepada UNRWA.
Mereka akan terus mendukung organisasi tersebut dalam kondisi yang tepat, serta menekankan peran penting mereka dalam berikan bantuan, untuk menyelamatkan nyawa ketika krisis pangan dan penyakit yang meluas dalam peperangan di Gaza.
Dilansir dari nytimes.com, Kamis (1/2), terdapat 12 negara termasuk Amerika Serikat serta Jerman sebagai dua pendonor terbesar, untuk sementara waktu menangguhkan pendanaan.
Hal tersebut terjadi, setelah perintah Israel menyebarkan tuduhan terhadap pekerja UNRWA yang ikut terlibat dalam serangan pada tanggal 7 Oktober 2023.
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield menyatakan bahwa pada hari Rabu (31/1) penghentian pendanaan untuk UNRWA bersifat sementara, serta menyatakan pujian terhadap lembaga bantuan tersebut.
Menurut Linda Thomas-Greenfield pada pertemuan bersama Dewan Keamanan PBB (31/1), pihaknya mengetahui bahwa UNRWA telah memberikan layanan penyelamatan nyawa dalam situasi yang menantang di Gaza, serta berkontribusi terhadap stabilitas dan keamanan regional.
Baca Juga: Akibat Tuduhan Terorisme, Badan Bantuan PBB UNRWA untuk Palestina Terancam Berhenti Memberi Bantuan
Selain itu, demi dua juta warga sipil Palestina yang bergantung pada UNRWA, sehingga sangat penting untuk PBB segera mengambil tindakan cepat dan tega.
Tindakan tersebut bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban dan menemukan siapa yang salah atas tindakan keji tersebut.
Hal tersebut penting dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap operasi UNRWA dan mulai memulihkan kondisi yang ada, khususnya kepercayaan pendonor.
Sebelumnya, Israel menuduh 12 pegawai PBB yang ikut serta dalam serangan (7/10/2023), salh satunya dituduh menculik seorang wanita dan satu orang terlibat dalam pembantaian
Sedangkan di kibbutz telah menewaskan 97 orang, sembilan dari 12 karyawan dipecat, serta ada dua orang tewas.
Pemerintah Israel menganggap UNRWA sebagai garda terdepan Hamas. Selama bertahun-tahun telah menyerukan agar badan tersebut ditinggalkan.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu (31/1) yang menyatakan bahwa komunitas internasional dan PBB untuk memahami bahwa misi UNRWA harus diakhiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022