
Tzvika Foghel, Anggota Parlemen Israel/MEMO
JawaPos.com – Parlemen Israel mulai mencurigai ada musuh dalam selimut yang bersembunyi di negara mereka dan bekerjasama dengan Hamas.
Kecurigaan ini muncul setelah Israel menuduh beberapa staf badan PBB ikut andil dalam serangan lintas batas Hamas 27 Oktober 2023.
Tuduhan itu menyebabkan beberapa negara pro-Israel menangguhkan atau memutus pendanaan pada badan PBB tersebut.
Selain itu, pemerintah Israel juga menuduh WHO yang menjalankan tugas kemanusiaan dalam hal kesehatan dengan tuduhan melakukan kerja sama dengan Hamas.
Terkini, mereka mulai ingin menuduh orang atau organisasi dalam negaranya sendiri sebagai musuh dalam selimut yang bekerja sama dengan segala hal yang dilakukan Hamas.
Dilansir dari MEMO (28/1), Seorang anggota Knesset (parlemen Israel) mengatakan pada hari Minggu (28/1) bahwa, musuh dalam selimut mungkin berada di balik serangan oleh kelompok Palestina Hamas.
Tzvika Foghel, ketua Komite Keamanan Nasional, mengatakan kepada surat kabar Maariv, “Ada yang bau, saya tidak tahu apa yang akan kita temukan. Ada pengkhianat di dalam atau sekelompok orang yang tidak profesional."
Foghel mengatakan intelijen Israel tidak mungkin tidak menyadari apa yang akan terjadi pada serangan lintas batas tahun lalu (7/10/2023). “Kita masuk ke mobil seorang ilmuwan nuklir di Iran dan membunuhnya, namun kita tidak tahu apa yang terjadi di Jalur Gaza?” ujar Foghel.
Anggota parlemen Israel tersebut mengatakan bahwa, penyelidikan harus dilakukan terhadap peristiwa serangan lintas bantas oleh Hamas pada Oktober tahun lalu.
“Ketika kepala Shin Bet (badan keamanan) mengatakan bahwa komite investigasi harus dibentuk, banyak pihak yang mengkhawatirkan diri mereka sendiri dibandingkan masa depan negara,” tambah Foghel.
Foghel mengatakan jika teori konspirasi (musuh dalam selimut) itu salah (yang benar pihak militer lebih memikirkan diri sendiri), kita harus mengganti seluruh unit tentara dan generasi pemimpinnya.
“Pandangan mereka tidak salah, mereka hanya tidak bertanggung jawab dan tidak profesional, dan mereka berbuat salah terhadap Negara Israel, saya lebih suka berpikir bahwa seseorang mengkhianati kita dari dalam.” ujar Foghel.
“Saya tidak bisa mengesampingkan adanya konspirasi di sini. Kami tidak bisa begitu tidak bertanggung jawab, tapi saya harap saya salah,” lanjut Foghel.
Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh Hamas, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
