Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Agustus 2022 | 19.28 WIB

Singapura Tegaskan Tak Beri Keistimewaan untuk Gotabaya Rajapaksa

National Herald - Image

National Herald

JawaPos.com – Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa memang melarikan diri ke Singapura. Namun, pemerintah Singapura memastikan bahwa tidak ada keistimewaan apa pun yang diberikan kepadanya.

Itulah yang diungkapkan dalam jawaban tertulis Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan kepada anggota parlemen Gerald Giam. Secara umum, pemerintah Singapura tidak memberikan hak istimewa, kekebalan, dan keramahtamahan kepada mantan kepala negara atau kepala pemerintahan Sri Lanka tersebut.

”Karena itu, mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa tidak diberi hak istimewa, kekebalan, atau keramahan apa pun,” bunyi surat Balakrishnan tertanggal 1 Agustus tersebut sebagaimana yang dikutip The Straits Times.

Gotabaya Rajapaksa melarikan diri ke Maladewa sebelum naik pesawat Saudia ke Singapura. Dia tiba di Singapura pada 14 Juli lalu dan diberi perpanjangan izin kunjungan selama 14 hari. Izin tersebut berlaku hingga 11 Agustus nanti.

Parlemen Singapura juga memberikan pertanyaan terkait dengan kekhawatiran bahwa negara itu menjadi jujukan bagi para buron politik. Soal itu, Menteri Dalam Negeri K. Shanmugam menegaskan bahwa orang asing yang memiliki dokumen perjalanan yang sah dan memenuhi persyaratan diizinkan masuk ke Singapura. Namun, bisa jadi ada penolakan jika berkaitan dengan kepentingan nasional.

Jika orang asing yang datang ke Singapura tengah diburu pemerintahnya layaknya Gotabaya Rajapaksa, harus ada permintaan pemulangan dulu. ”Pemerintah (Singapura, Red) akan memberikan bantuan sesuai dengan hukum yang berlaku di sini,” bunyi surat Shanmugam.

Gotabaya Rajapaksa terancam menjalani proses peradilan jika pulang ke Sri Lanka. Dia ditengarai melakukan berbagai tindak korupsi dan mengakibatkan negaranya terpuruk. Tanpa status presiden, dia tidak memiliki imunitas.

Gotabaya Rajapaksa masih beruntung karena presiden yang terpilih saat ini, Ranil Wickremesinghe, dikenal sebagai orang kepercayaannya. Karena itu, kecil kemungkinan pemerintah Sri Lanka akan mengirim surat meminta pemulangan Gotabaya Rajapaksa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore