
PERTUKARAN TAHANAN: kedatangan para tahanan perang dari Rusia di Riyadh, mereka bakal dipulangkan ke negara masing-masing. (AFP)
JawaPos.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut pengepungan Kota Mariupol di Ukraina oleh Rusia sebagai teror yang akan dikenang selama berabad-abad lamanya. Dalam sebuah siaran larut malam, dia mengatakan pengepungan kota pelabuhan itu akan mencetak sejarah tanggung jawab atas kejahatan perang.
"Melakukan hal ini terhadap kota yang damai adalah teror yang akan dikenang selama berabad-abad mendatang," kata Zelensky. Meski begitu, Zelensky menegaskan perundingan damai dengan Rusia tetap diperlukan kendati tak mudah dan tak nyaman.
Pemerintah Mariupol mengatakan di kanal Telegram bahwa ribuan warga telah dideportasi secara paksa ke wilayah Rusia selama sepekan terakhir. Reuters belum dapat memverifikasi secara independen klaim tersebut.
Kalangan kantor berita Rusia sebelumnya melaporkan bus-bus telah membawa beberapa ribu orang dari pelabuhan strategis di Laut Azov itu ke Rusia dalam beberapa hari terakhir. Moskow menyebut orang-orang itu sebagai pengungsi.
Sekitar 400 ribu orang terjebak di Mariupol selama dua pekan lebih. Mereka berlindung dari pengeboman Rusia yang telah menyebabkan kelangkaan listrik, pemanas, dan air, menurut pemkot setempat. Tim penyelamat masih mencari penyintas di sebuah teater di Mariupol yang rata dengan tanah akibat serangan udara Rusia pada Rabu, kata pejabat setempat.
Rusia membantah menjadikan warga sipil sebagai target serangan mereka. Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pasukannya memperketat penjagaan di sekitar Mariupol dan bahwa pertempuran telah mencapai pusat kota.
Rusia telah mengalami kerugian besar sejak 24 Februari, ketika Presiden Vladimir Putin melancarkan operasi militer khusus untuk melakukan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Ukraina dan negara-negara Barat menyebut tindakan agresif Putin sebagai war of choice (perang yang tak perlu).
Sementara itu, intelijen Inggris meyakini bahwa Rusia telah dikejutkan oleh perlawanan Ukraina dan kini menerapkan strategi penciutan kekuatan lawan, menurut atase pertahanan Inggris di Amerika Serikat. Rusia sebelumnya mengatakan rudal-rudal hipersoniknya telah menghancurkan gudang besar di bawah tanah yang menyimpan rudal dan amunisi pesawat di Ivano-Frankivsk.
Senjata hipersonik mampu melesat dengan lima kali kecepatan suara, dan kantor berita Interfax mengatakan senjata itu pertama kali digunakan oleh Rusia di Ukraina.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
