Gerbang Torii di Kuil Onohiyoshi yang runtuh akibat gempa bumi yang melanda kota Kanazawa, prefektur Ishikawa, Jepang 1 Januari 2024 (REUTERS)
JawaPos.com – Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Jepang pada Senin (1/1) mengakibatkan setidaknya empat orang dinyatakan meninggalkan dunia oleh Pemerintah Prefektur Ishikawa, Selasa (2/1).
Pihak berwenang setempat menerima informasi jika terdapat enam orang terkubur dalam reruntuhan rumah di wilayah yang diguncang gempa yang terjadi pukul 16.10 waktu setempat.
Mengutip Antara, sekitar 30 orang mengalami luka-luka di Ishikawa dan prefektur lainnya yang terdampak gempa. Selain itu, 32 ribu rumah di Ishikawa juga dikabarkan kehilangan aliran listrik.
Sementara kondisi pembangkit listrik tenaga nuklir yang terletak di Shika Ishikawa tidak terdapat kerusakan yang signifikan.
Petugas pemadam kebakaran di Wajima pun melaporkan akibat gempa ini juga mengakibatkan kebakaran dan runtuh di kota tua yang terdapat banyak bangunan kayu.
“Sepertinya lebih dari 10 bangunan terbakar,” kata seorang pria yang tinggal di kota tersebut.
Gempa tersebut dan gempa susulan yang terjadi di Jepang juga mengganggu transportasi umum, layanan kereta api Shinkansen di Tohoku, Joetsu, dan Hokuriku, dan mengakibatkan pembatalan 25 penerbangan maskapai All Nippon Airways dan Japan Airlines.
Sementara itu, layanan kereta api yang menghubungkan Tokyo dan Osaka di jalur Tokaido Shinkansen JR Central sempat terhenti setelah sistim mendeteksi gempa dan mematikan listrik. Peristiwa ini mengakibatkan penundaan yang berdampak sekitar 100 ribu orang.
Menanggapi kejadian gempa di Jepang, Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Osaka mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah yang terdampak gempa untuk tetap waspada.
“WNI diminta untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan tsunami dan selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat. Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang,” kata KBRI Tokyo dalam keterangannya, Senin(1/1).
KBRI Tokyo dan KJRI Osaka berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menghubungi sejumlah simpul masyarakat di wilayah terdampak untuk memastikan kondisi WNI. Selain itu, juga mengimbau untuk melakukan evakuasi mandiri terlebih dahulu.
KBRI Tokyo mencatat setidaknya terdapat 3.791 WNI yang berada di Ishikawa, Toyama, dan Niigata.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
