Jenderal Iran tewas, Presiden ancam serangan balik./AP News
JawaPos.com - Serangan udara Israel di ibu kota Suriah, Damascus pada Senin (25/12), telah menewaskan Komandan Pasukan Pengawal Revolusioner Iran, Sayyed Razi Mousavi.
Dikutip dari AP News pada Selasa (26/12), Sayyed Razi Mousavi bertanggung jawab memimpin kerja sama militer antara Suriah dan Iran.
Akibat insiden ini, sejumlah saluran televisi pemerintah Iran langsung menyiarkan berita duka ini.
Apalagi mengingat, Sayyed Razi Mousavi yang disebut sebagai salah satu penasihat tertua dalam Korps Pengawal Revolusioner Islam di Suriah.
Saluran televisi tersebut juga mengatakan Sayyed Razi Mousavi menjadi salah satu tokoh yang kini sudah bergabung dengan Qassem Soleimani yakni kepala satuan elit Quds Force yang terbunuh oleh drone penyerang Amerika Serikat di Irak pada 2020 silam.
Dilansir dari Al Jazeera, Perwakilan Pengawal Revolusioner Islam mengatakan Israel akan membayar mahal atas perbuatannya membunuh sang pemimpin.
"Tentu saja, rezim Zionis akan membayar mahal untuk kejahatan ini," kata perwakilan satuan Pengawal Revolusioner Islam dalam keteringan resminya.
Belum ada keterangan resmi dari militer Israel.
Selama bertahun-tahun, Israel telah melancarkan serangan ke pasukan Iran di Suriah. Pasalnya, Tehran merupakan salah satu penyokong utama rezim Presiden Bashar al Assad sejak perang mulai memanas pada 2011 silam.
Iran mengatakan pada awal bulan ini bahwa Israel telah menewaskan dua anggota Pasukan Pengawal Revolusioner Islam di Suriah yang bertugas sebagai penasihat militer.
***

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
