
Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu.
JawaPos.com - Militer Israel mengonfirmasi jika telah keliru menembak dan membunuh tiga sandera yang ditahan oleh Hamas.
Selama operasi tempur di Shejaiya, sebuah lingkungan padat di wilayah Kota Gaza. Militer Israel menyatakan jika pasukannya secara keliru mengidentifikasi tiga sandera Israel sebagai ancaman.
”Pasukan menembaki ketiganya dan mereka terbunuh,” kata Pasukan Pertahanan Israel.
Militer Israel mengatakan jenazah sandera tersebut telah dikembalikan ke Israel dan identitas ketiganya telah dikonfirmasi.
Tentara Israel, IDF, menyampaikan penyesalan mendalam terkait insiden tragis tersebut kepada keluarga korban.
IDF menyatakan jika misi nasional mereka adalah menemukan orang hilang dan mengembalikan sandera.
“IDF menekankan bahwa ini adalah zona pertempuran aktif dimana pertempuran yang sedang berlangsung selama beberapa hari terakhir telah terjadi,” kata pernyataan IDF tersebut.
“Pelajaran langsung dari peristiwa tersebut telah dipetik, yang telah diteruskan kepada seluruh pasukan IDF di lapangan,” lanjutnya.
Dilansir dari the guardian, IDF mengidentifikasi tiga sandera yang terbunuh sebagai Yotam Haim dan Alon Shamriz, yang diculik dari Kfar Aza selama serangan Hamas pada 7 Oktober, sedangkan Samer El-Talalqa, diculik dari Nir Am.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan terkait tiga sandera yang terbunuh tersebut.
“Bersama seluruh rakyat Israel, saya menundukkan kepala dalam kesedihan yang mendalam dan berduka atas kematian tiga putra tercinta kami yang diculik. Hati saya tertuju kepada keluarga yang berduka di masa sulit mereka,” ungkap Benjamin Netanyahu.
Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 18.700 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Pemerintah Israel telah berulang kali menyatakan bahwa memulangkan semua sandera adalah salah satu tujuan utama perang.
Namun dalam tujuh minggu sejak pasukan darat masuk ke Gaza utara, pasukan belum menyelamatkan satu pun sandera, meskipun mereka membebaskan satu sandera di awal konflik dan menemukan beberapa mayat lainnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
