Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Desember 2023 | 21.55 WIB

Militer Israel Mengaku Tidak Sengaja Membunuh Tiga Sandera, Benjamin Netanyahu Sampaikan Keprihatinan

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. - Image

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu.

JawaPos.com - Militer Israel mengonfirmasi jika telah keliru menembak dan membunuh tiga sandera yang ditahan oleh Hamas.

Selama operasi tempur di Shejaiya, sebuah lingkungan padat di wilayah Kota Gaza. Militer Israel menyatakan jika pasukannya secara keliru mengidentifikasi tiga sandera Israel sebagai ancaman.

”Pasukan menembaki ketiganya dan mereka terbunuh,” kata Pasukan Pertahanan Israel.

Militer Israel mengatakan jenazah sandera tersebut telah dikembalikan ke Israel dan identitas ketiganya telah dikonfirmasi.

Tentara Israel, IDF, menyampaikan penyesalan mendalam terkait insiden tragis tersebut kepada keluarga korban.

IDF menyatakan jika misi nasional mereka adalah menemukan orang hilang dan mengembalikan sandera.

“IDF menekankan bahwa ini adalah zona pertempuran aktif dimana pertempuran yang sedang berlangsung selama beberapa hari terakhir telah terjadi,” kata pernyataan IDF tersebut.

“Pelajaran langsung dari peristiwa tersebut telah dipetik, yang telah diteruskan kepada seluruh pasukan IDF di lapangan,” lanjutnya.

Dilansir dari the guardian, IDF mengidentifikasi tiga sandera yang terbunuh sebagai Yotam Haim dan Alon Shamriz, yang diculik dari Kfar Aza selama serangan Hamas pada 7 Oktober, sedangkan Samer El-Talalqa, diculik dari Nir Am.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan terkait tiga sandera yang terbunuh tersebut.

“Bersama seluruh rakyat Israel, saya menundukkan kepala dalam kesedihan yang mendalam dan berduka atas kematian tiga putra tercinta kami yang diculik. Hati saya tertuju kepada keluarga yang berduka di masa sulit mereka,” ungkap Benjamin Netanyahu.

Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 18.700 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Pemerintah Israel telah berulang kali menyatakan bahwa memulangkan semua sandera adalah salah satu tujuan utama perang.

Namun dalam tujuh minggu sejak pasukan darat masuk ke Gaza utara, pasukan belum menyelamatkan satu pun sandera, meskipun mereka membebaskan satu sandera di awal konflik dan menemukan beberapa mayat lainnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore