Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Desember 2023 | 18.44 WIB

Puma Akhiri Kerjasama untuk Sponsori Tim Nasional Sepak Bola Israel, Ini Penyebabnya!

Desain Jersey Tim Nasional Israel yang mendapat sponsor dari Puma, Namun kini Puma akan akhiri kerjasama tersebut. (Bulawayo24.com) - Image

Desain Jersey Tim Nasional Israel yang mendapat sponsor dari Puma, Namun kini Puma akan akhiri kerjasama tersebut. (Bulawayo24.com)

JawaPos.com – Produsen pakaian olahraga ternama asal Jerman, Puma, mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri kesepakatan  kerja sama untuk mensponsori Tim Nasional sepak bola Israel.

Hal tersebut disampaikan Puma melalui pernyataan resminya, yang dikutip dari Antara pada Selasa (12/12).

Banyak dari warganet yang kemudian bertanya-tanya apakah pemutusan kerja sama itu berkaitan dengan perang yang sedang terjadi antara Israel dan Pasukan Palestina, Hamas.

Menanggapi hal tersebut, Puma menepis rumor yang beredar dan menyatakan bahwa keputusan itu telah diambil sebelum meletusnya konflik pada 7 Oktober lalu.

Dalam sebuah pernyataan dari AFP, Puma menyebutkan, setelah melakukan peninjauan strategi pada akhir 2022 kemarin, pihaknya sudah berniat untuk menghentikan pengadaan seragam untuk timnas Israel mulai tahun depan (2023, red).

Puma melalui juru bicaranya mengatakan bahwa, keputusan ini diambil pada tahun 2022 sesuai dengan jadwal yang biasanya dilakukan untuk desain dan pengembangan kaos tim.

"Ketika ada dua tim nasional yang baru saja menandatangani kontrak, termasuk tim baru. Maka akan diumumkan lebih lanjut pada tahun ini dan 2024, mengenai kontrak dengan beberapa federasi seperti Serbia dan Israel akan berakhir pada tahun 2024," ujar juru bicara perusahaan.

Sebelumnya diketahui, Tim Nasional Israel dan Puma menjalin kerja sama dan telah ditandatangani pada 2018 lalu.

Namun, hal tersebut mendapat kecaman dari dunia dan memicu ajakan untuk memboikot merek pakaian olahraga tersebut.

Para aktivis mengklaim bahwa kerja sama yang dilakukan dengan Federasi Sepak Bola Israel itu, mengisyaratkan bahwa Puma mendukung pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat, Palestina.

Sementara itu, Konflik berkepanjangan Israel-Palestina kembali meledak tepatnya pada Oktober lalu.

Perang kembali dimulai ketika militan Hamas dari Jalur Gaza melancarkan serangan terhadap Israel

Israel kemudian meresponsnya dengan memulai serangan-serangan bom serta serangan darat di Gaza.

Atas penyerangan itu, setidaknya 18.200 warga Palestina meninggal, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore