
Penyelidikan atas apa yang tejadi pada anak tersebut telah berlangsung selama dua tahun. (sumber: ABCNews)
JawaPos.com - Seorang wanita berusia 46 tahun ditangkap dan diadukan atas tuduhan pembunuhan.
Sosok wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini, dimankan atas tuduhan pembunuhan setelah balita berusia 4 tahun ditemukan tenggelam di kolam belakang rumahnya.
Insiden tersebut memicu penyelidikan selama dua tahun oleh polisi di Mackay, Australia tepatnya sejak 29 Agustus 2021 lalu.
Pihak berwenang, mendapat laporan atas insiden nahas yang menewaskan balita 4 tahun di rumah yang berada di Jalan Munbura dengan kondisi mencurigakan.
Lebih dari dua tahun setelah insiden tersebut, wanita berusia 46 tahun yang identitasnya tidak diungkapkan kini dihadapkan pada dakwaan pembunuhan setelah "penyelidikan ekstensif."
Dilansir dari abcnews, Sabtu (9/12), Polisi Queensland menyatakan bahwa anak berusia 4 tahun itu meninggal sebelum jatuh ke kolam setelah operasi yang dilakukan, dinamai operasi Tango Anise.
Pada 8 Desember, detektif dari Unit Perlindungan dan Investigasi Anak Mackay (CPIU) menangkap wanita tersebut di South Mackay.
Meskipun penyebab kematian anak tersebut tidak diungkapkan, pihak berwenang menegaskan bahwa kolam renang tidak ada kaitannya dengan kejadian tersebut.
Baca Juga: Kronologis Jari Balita Terjepit Pintu KRL, Begini Kondisinya Sekarang
Wanita berusia 46 tahun ditangkap pada Jumat (8/12/2023), dan dihadapkan pada dakwaan satu tuduhan pembunuhan (kekerasan dalam rumah tangga) dan satu tuduhan pelanggaran terhadap mayat, seperti yang diungkapkan oleh Kepolisian Queensland.
Diperkirakan bahwa wanita tersebut akan menghadiri persidangan di Pengadilan Magistrat Mackay hari Jum'at (8/12), seperti yang diumumkan oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, penyelidikan terus berlanjut mengenai kematian anak tersebut.
Untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali, perlu kesadaran dan perhatian dari orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka.
1. Ajarkan anak-anak Anda tentang keselamatan dan bahaya.
2. Berbicaralah dengan anak-anak Anda tentang orang asing dan bagaimana mengindari mereka.
3. Berbicaralah dengan anak-anak Anda tentang bagaimana menghindari situasi yang berbahaya di internet.
4. Berbicaralah dengan anak-anak Anda tentang bagaimana menghindari situasi berbahaya di luar rumah.
5. Ajari anak-anak Anda unuk menghindari situasi berbahaya di dalam rumah. Ajarkan mereka untuk tidak pernah membuka pintu untuk orang yang tidak mereka kenal.
***

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
