Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2023 | 23.40 WIB

Tewas Secara Tragis, Balita Ditemukan Meregang Nyawa di Sebuah Kolam Renang Milik Perempuan Berusia 46 Tahun

Penyelidikan atas apa yang tejadi pada anak tersebut telah berlangsung selama dua tahun. (sumber: ABCNews) - Image

Penyelidikan atas apa yang tejadi pada anak tersebut telah berlangsung selama dua tahun. (sumber: ABCNews)

JawaPos.com - Seorang wanita berusia 46 tahun ditangkap dan diadukan atas tuduhan pembunuhan.

Sosok wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini, dimankan atas tuduhan pembunuhan setelah balita berusia 4 tahun ditemukan tenggelam di kolam belakang rumahnya.

Insiden tersebut memicu penyelidikan selama dua tahun oleh polisi di Mackay, Australia tepatnya sejak 29 Agustus 2021 lalu.

Pihak berwenang, mendapat laporan atas insiden nahas yang menewaskan balita 4 tahun di rumah yang berada di Jalan Munbura dengan kondisi mencurigakan.

Lebih dari dua tahun setelah insiden tersebut, wanita berusia 46 tahun yang identitasnya tidak diungkapkan kini dihadapkan pada dakwaan pembunuhan setelah "penyelidikan ekstensif."

Dilansir dari abcnews, Sabtu (9/12), Polisi Queensland menyatakan bahwa anak berusia 4 tahun itu meninggal sebelum jatuh ke kolam setelah operasi yang dilakukan, dinamai operasi Tango Anise.

Pada 8 Desember, detektif dari Unit Perlindungan dan Investigasi Anak Mackay (CPIU) menangkap wanita tersebut di South Mackay.

Meskipun penyebab kematian anak tersebut tidak diungkapkan, pihak berwenang menegaskan bahwa kolam renang tidak ada kaitannya dengan kejadian tersebut.

Baca Juga: Kronologis Jari Balita Terjepit Pintu KRL, Begini Kondisinya Sekarang

Wanita berusia 46 tahun ditangkap pada Jumat (8/12/2023), dan dihadapkan pada dakwaan satu tuduhan pembunuhan (kekerasan dalam rumah tangga) dan satu tuduhan pelanggaran terhadap mayat, seperti yang diungkapkan oleh Kepolisian Queensland.

Diperkirakan bahwa wanita tersebut akan menghadiri persidangan di Pengadilan Magistrat Mackay hari Jum'at (8/12), seperti yang diumumkan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, penyelidikan terus berlanjut mengenai kematian anak tersebut.

Untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali, perlu kesadaran dan perhatian dari orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka.

1. Ajarkan anak-anak Anda tentang keselamatan dan bahaya.

2. Berbicaralah dengan anak-anak Anda tentang orang asing dan bagaimana mengindari mereka.

3. Berbicaralah dengan anak-anak Anda tentang bagaimana menghindari situasi yang berbahaya di internet.

4. Berbicaralah dengan anak-anak Anda tentang bagaimana menghindari situasi berbahaya di luar rumah.

5. Ajari anak-anak Anda unuk menghindari situasi berbahaya di dalam rumah. Ajarkan mereka untuk tidak pernah membuka pintu untuk orang yang tidak mereka kenal.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore