Hal itu dibenarkan External Relations and Corporate Image Care Manager KAI Commuter Leza Arlan.
Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi di pintu kereta Commuter Line Rangkasbitung No.1720 relasi Tanah Abang–Rangkasbitung sekitar pukul 13.43 WIB pada Minggu (26/11) kemarin. Mulanya, Leza menceritakan bahwa seorang pengguna KRL menggendong korban di dekat pintu.
"Saat Commuter Line akan masuk Stasiun Kebayoran, jari tangan anak yang digendong tersebut tesebut terjepit pintu otomatis saat terbuka," katanya kepada wartawan, Senin (27/11)
Setelah itu, ia mengatakan bahwa petugas pengamanan KAI Commuter segera membantu untuk melepaskan jari-jari anak yang terjepit tersebut. Setelah terlepas, petugas KAI Commuter kemudian membawa anak tersebut ke Pos Kesehatan stasiun untuk dilakukan pertolongan pertama.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, pada jari-jari anak tersebut tidak mengalami cidera/luka yang serius hanya bekas memerah pada jari," terangnya.
Atas kejadian itu, Leza mengimbau seluruh pengguna khususnya yang membawa anak untuk tetap menjaga dan mengalami anak selama dalam perjalanan.
"Utamakan keselamatan dan selalu waspada terhadap kondisi sekitar serta menjaga kenyamanan pengguna lainnya, baik di dalam commuter line ataupun di Stasiun," tandasnya.