
Badan Negosiasi Antar Pemerintah (INB) melanjutkan diskusinya terkait teks perjanjian pencegahan pandemi COVID-19 di markas besar WHO di Jenewa./who.int
JawaPos.com – Melalui Badan Negosiasi Antar Pemerintah (INB), WHO melanjutkan diskusi kesiapsiagaan dan respons global dalam mencegah pandemi COVID-19.
Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi yang merugikan seluruh lapisan dunia akibat pandemi tersebut.
Delegasi dari negara-negara anggota WHO ini membahas sejumlah elemen penting, termasuk pandemi COVID-19 dan pengawasan kesehatan masyarakat.
Dikutip dari laman resmi WHO, pertemuan ketujuh Badan Negosiasi Antar Pemerintah (INB) ini berakhir pada (6/12) di markas besar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa.
Berlangsung selama dua sesi, dari 6-10 November dan 4-6 Desember, pemerintah menyelesaikan peninjauan teks negosiasi perjanjian pandemi yang disajikan oleh Biro INB.
Kesetaraan dan hak atas kesehatan adalah salah satu prinsip panduan dari rancangan teks perjanjian pandemi yang diusulkan.
Dalam hal ini, pemerintah membahas terkait produksi berkelanjutan produk-produk pandemi, seperti pemindahan teknologi dan pengetahuan untuk memproduksi barang-barang dan sistem multilateral untuk akses pembagian (vaksin).
Topik bahasan lain yang dipertimbangkan adalah transfer keahlian teknis dan ilmiah, dukungan teknologi, serta pendanaan berkelanjutan ke negara-negara berkembang.
Untuk mempercepat kemajuannya, INB membentuk empat sub-kelompok penyusunan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Biro INB, dan difasilitasi bersama oleh negara-negara anggota WHO.
Sub-kelompok yang direkomendasikan INB terus mengadakan diskusi informal dengan negara-negara anggota WHO.
Diskusi tersebut bertujuan untuk mengusulkan teks artikel perjanjian pencegahan pandemi masing-masing pada 15 Januari 2024 untuk dipertimbangkan pada pertemuan INB kedelapan pada 19 Februari-1 Maret 2024.
INB didirikan pada Desember 2021 pada sesi khusus Majelis Kesehatan Dunia, dan ditugaskan untuk menyelenggarakan serangkaian pertemuan dalam menegosiasikan konvensi, perjanjian, atau instrumen internasional lainnya di bawah Konstitusi WHO untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi.
***

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
