Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2023 | 23.20 WIB

Mengenal Beberapa Permasalahan Pendanaan Politik yang Menerpa Partai Jepang LDP dan Implikasinya

Potret Perdana Menteri Funio Kishida/ Sumber: (The Japan Times) - Image

Potret Perdana Menteri Funio Kishida/ Sumber: (The Japan Times)

JawaPos.com - Pada hari Rabu, 6 Desember 2023, Perdana Menteri Fumio Kishida ditanyai oleh awak media terkait pesta penggalangan dana di Tokyo.

Dikutip dari The Japan Times, Fumio Kishida selaku Perdana Menteri Jepang dan Partai Demokrat Liberal (LDP) sedang mengalami ketegangan karena munculnya kecurigaan bahwa beberapa fraksi partai tidak melaporkan dana selama bertahun-tahun.

Kecurigaan tersebut termasuk adanya suap dan pendapatan di luar buku dari penjualan tiket untuk partai-partai penggalangan dana.

Penuntut Tokyo sudah menyelidiki situasi ini. Namun apa sebenarnya yang terjadi dan apa yang menjadi permasalahannya? Berikut beberapa berita permasalahan yang menerpa LDP.

1. Tiket pesta penggalangan dana

Baru-baru ini, anggota parlemen, fraksi dan partai politik menggelar acara penggalangan dana sebagai cara untuk meningkatkan pendapatan melalui penjualan tiket.

Tiket tersebut dihargai sekitar ¥20.000. Keuntungan tersebut masuk ke keuangan pihak penyelenggara.

Bagi fraksi, partai besar adalah sumber pendapatan utama mereka. Mereka sering kali menarik beberapa ribu peserta, sehingga menghasilkan penjualan tiket ratusan juta yen.

Dikalangan para pengusaha, mereka dapat membeli lusinan tiket untuk lebih mengenal anggota parlemen, fraksi, atau partai politik yang menjadi tuan rumah acara tersebut.

Pada tahun 2022, fraksi Kishida menerima pendapatan sebesar ¥229,35 juta, di mana 80% diantaranya berasal dari pihak penggalangan dana.

Fraksi yang dipimpin oleh mantan Menteri Keuangan Taro Aso juga memperoleh pendapatan sebesar ¥286,58 juta, dengan 81% diantaranya berasal dari partai penggalangan dana.

Berdasarkan undang-undang dana politik, kelompok politik perlu melaporkan pendapatan dari acara tersebut jika ada individu atau perusahaan yang membeli tiket senilai lebih dari ¥200,000 dalam setahun.

2. Suap

Tuduhan yang tidak dilaporkan ini muncul pada akhir bulan November, ketika dilaporkan bahwa lima faksi besar LDP menghasilkan total ¥40 juta dari penjualan tiket yang tidak dilaporkan berdasarkan hukum dalam empat tahun hingga tahun 2021.

Kelima faksi tersebut adalah faksi Kishida, faksi mantan Sekretaris Jenderal Toshihiro Nikai, faksi Aso, faksi Sekretaris Jenderal LDP Toshimitsu Motegi, dan faksi yang dipimpin oleh mendiang Perdana Menteri Shinzo Abe.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore