
Sellafield mencakup wilayah seluas 6 km persegi di pantai Cumbrian dan merupakan salah satu situs nuklir paling berbahaya di dunia. Sumber Foto: David Levene/ The Guardian
JawaPos.com - Situs nuklir paling berbahaya di Inggris yakni Sellafield, dkabarkan telah diretas oleh kelompok hacker yang berkaitan erat dengan Rusia dan Tiongkok.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (5/12), kejadian ini, mulanya secara konsisten ditutup-tutupi oleh staf senior di lokasi penonaktifan dan limbah nuklir yang luas, demikian hasil penyelidikan.
Meski demikian, pihak The Guardian menemukan bahwa yang berwenang tidak mengetahui secara pasti kapan sistem TI pertama kali disusupi.
Namun sumber mengatakan, pelanggaran pertama kali terdeteksi pada tahun 2015, ketika para ahli menyadari malware tidur.
Perangkat lunak yang dapat mengintai dan digunakan untuk memata-matai atau menyerang sistem telah tertanam di jaringan komputer Sellafield.
Masih belum diketahui apakah malware tersebut telah diberantas, ada kemungkinan beberapa aktivitas Sellafield yang paling sensitive seperti memindahkan limbah radioaktif, memantau kebocoran bahan berbahaya telah terganggu.
Sumber menunjukkan kemungkinan besar peretas asing telah mengakses material rahasia tertinggi di situs tersebut, yang terbentang seluas 6 km persegi (2 mil persegi) di pantai Cumbrian dan merupakan salah satu yang paling berbahaya di dunia.
Besarnya kehilangan data dan risiko terhadap sistem menjadi lebih sulit diukur karena kegagalan Sellafield memperingatkan regulator nuklir selama beberapa tahun, kata beberapa sumber.
Pengungkapan hal ini muncul dalam Nuclear Leaks, investigasi Guardian selama setahun terhadap peretasan dunia maya, kontaminasi radioaktif, dan budaya tempat kerja yang beracun di Sellafield.
Situs ini memiliki simpanan plutonium terbesar di dunia dan merupakan tempat pembuangan sampah yang luas untuk limbah nuklir dari program senjata dan pembangkit listrik tenaga atom selama beberapa dekade.
Dijaga oleh polisi bersenjata, tempat ini juga menyimpan dokumen perencanaan darurat yang dapat digunakan jika Inggris diserang oleh pihak asing atau menghadapi bencana.
Dibangun lebih dari 70 tahun yang lalu dan sebelumnya dikenal sebagai Windscale, pabrik ini membuat plutonium untuk senjata nuklir selama perang dingin dan telah mengambil limbah radioaktif dari negara lain, termasuk Italia dan Swedia.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
