
Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Shalanda Young berbicara tentang bantuan untuk Ukraina.
JawaPos.com - Pemerintahan Joe Biden memberikan peringatan kepada Kongres mengenai bantuan militer dan ekonomi senilai puluhan miliar dolar kepada Ukraina. Upaya Ukraina untuk mempertahankan diri dari invasi Rusia mungkin akan terhenti tanpa bantuan tersebut.
Hanya saja, seperti dilansir The Seattle Times, Senin (4/12), dalam sebuah surat kepada para pemimpin DPR dan Senat yang juga dirilis ke publik, Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran, Shalanda Young, juga memperingatkan bahwa AS akan kehabisan dana untuk mengirim senjata dan bantuan ke Ukraina pada akhir tahun. Dan, hal itu akan melumpuhkan Ukraina di medan perang.
Ia menambahkan bahwa AS telah kehabisan uang yang telah digunakan untuk menopang ekonomi Ukraina. Dan, jika ekonomi Ukraina runtuh, mereka tidak akan bisa terus bertempur.
Young mengatakan dalam sebuah surat yang dirilis oleh Gedung Putih bahwa memutus pendanaan dan aliran senjata ke Ukraina akan meningkatkan kemungkinan kemenangan Rusia.
"Saya ingin memperjelas bahwa tanpa tindakan Kongres, pada akhir tahun ini kita akan kehabisan sumber daya untuk mendapatkan lebih banyak senjata dan peralatan untuk Ukraina dan untuk menyediakan peralatan dari stok militer AS," tulisnya.
"Tidak ada pot dana ajaib yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan saat ini. Kami kehabisan uang dan hampir kehabisan waktu," lanjut Young .
Presiden Biden telah mengupayakan paket bantuan senilai hampir USD 106 miliar untuk Ukraina, Israel, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Tetapi paket ini menghadapi sambutan yang sulit di Capitol Hill, di mana ada skeptisisme yang berkembang mengenai besarnya bantuan untuk Ukraina.
Kongres telah mengalokasikan USD 111 miliar untuk membantu Ukraina, termasuk USD 67 miliar untuk dana pengadaan militer, USD 27 miliar untuk bantuan ekonomi dan sipil, dan USD 10 miliar untuk bantuan kemanusiaan. Young juga mengatakan bahwa semua dana tersebut, kecuali sekitar 3 persen dari dana militer, telah habis pada pertengahan November.
Pemerintahan Biden mengatakan pihaknya telah memperlambat laju beberapa bantuan militer ke Kiev dalam beberapa minggu terakhir untuk mencoba memperpanjang persediaan sampai Kongres menyetujui lebih banyak dana.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
