Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2023 | 01.25 WIB

Israel Bakal Bebaskan 50 Perempuan Palestina jika Hamas Lepaskan Sandera

Unjuk rasa di Tel Aviv pada Sabtu malam, beberapa kerabat sandera mengatakan mereka menentang pertukaran tahanan yang melibatkan anggota Hamas. - Image

Unjuk rasa di Tel Aviv pada Sabtu malam, beberapa kerabat sandera mengatakan mereka menentang pertukaran tahanan yang melibatkan anggota Hamas.

JawaPos.com - Israel setuju membebaskan 50 tahanan perempuan Palestina jika Hamas melepas lebih banyak lagi sandera Israel yang ditawan di Gaza, dikutip dari ANTARA.

"Pemerintah telah menyetujui dimasukkannya 50 tahanan perempuan ke dalam daftar tahanan yang memenuhi syarat untuk dibebaskan, jika ada tambahan pembebasan sandera Israel," kata kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam X pada Selasa (28/11).

Harian Haaretz Israel melaporkan bahwa aktivis Ahed Tamimi akan masuk daftar tahanan Palestina yang diperkirakan dibebaskan oleh Israel, sebagai imbalan atas pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.

Pasukan Israel menangkap Tamimi pada 2017 dan memenjarakannya selama delapan bulan sebelum menangkapnya kembali 6 November tahun ini di Desa Nabi Saleh di Tepi Barat yang diduduki.

Baca Juga: Kemenkes Sebut Ada 34 Ribu Kasus Kanker Paru Baru Setiap Tahunnya

Kantor Netanyahu mengumumkan Selasa pagi bahwa Tel Aviv telah menerima daftar sandera yang diperkirakan akan dibebaskan hari itu juga, sebagai bagian dari gelombang kelima kesepakatan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas.

Sementara itu, Palestina mencatat bahwa Israel masih menahan 60 perempuan Palestina di penjara.

Sebagian besar dari mereka ditahan setelah 7 Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan lintas batas ke Israel, kata organisasi non pemerintah Palestinian Prisoners Society.

Staf media Palestinian Prisoners Society, Amal Sarahneh, menyebutkan  tentara Israel menahan 56 perempuan dan anak perempuan Palestina dalam gelombang besar penangkapan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki setelah 7 Oktober.

Sejauh ini, Israel menahan 3.260 warga Palestina.

Baca Juga: 234 Ribu Satlinmas Siap Siaga Amankan 117 Ribu TPS di Jateng

Sarahneh menambahkan Israel telah membebaskan 33 perempuan Palestina berdasarkan kesepakatan pertukaran tahanan dengan Hamas selama empat hari terakhir jeda kemanusiaan.

Sebelum 7 Oktober, jumlah warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel sekitar 5.200 orang, termasuk lebih dari 1.000 orang yang ditahan secara administratif tanpa tuduhan atau pengadilan.

Ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki sejak pertempuran pecah pada 7 Oktober antara Israel dan Hamas di Gaza.

Hampir 240 warga Palestina dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat sejak 7 Oktober dan lebih dari 2.850 orang lainnya terluka, kata  Kementerian Kesehatan Palestina.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore