Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 00.39 WIB

Korea Utara Luncurkan Satelit Lebih Banyak Demi Intai AS Beserta Sekutunya, Gedung Putih dan Korsel Ketar Ketir

Satelit milik Korea Utara yang akan segera diluncurkan untuk perkuat perbatasan.

JawaPos.com – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong UN kembali mengunjungi pusat kendali badan antariksa di Pyongyang untuk melihat foto satelit baru yang akan segera diluncurkan dari pangkalan Angkatan Udara Anderson Amerika dan Roma, Senin (27/11).

Dilansir dari Reuters, Korea Utara akan terus menggunakan hak kedaulatannya termasuk peluncuran satelit untuk memperkuat militer.

Kementerian luar negeri Korea Utara mengatakan, peluncuran satelit pengintaian pekan lalu didorong oleh kebutuhan untuk memantau Amerika Serikat dan sekutunya, media pemerintah KCNA melaporkan.

“Ini adalah cara yang sah dan adil untuk menggunakan hak membela diri dan merespons secara menyeluruh serta memantau dengan tepat tindakan militer serius yang dilakukan AS dan para pengikutnya,” kata laporan KCNA.

Peluncuran tersebut ternyata telah membuat sejumlah negara yang bersitegang dengan Korea Utara naik darah.

Menanggapi hal tersebut, Korea Selatan mendorong untuk menangguhkan klausul penting dalam perjanjian militer antar-Korea tahun 2018 dan melanjutkan pengawasan udara di dekat perbatasan.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan tentara Korea Utara terlihat membawa kembali senjata berat ke perbatasan Zona Demiliterisasi (DMZ) dan mendirikan pos penjagaan yang dihancurkan oleh kedua negara berdasarkan perjanjian tersebut.

Korea Selatan memperkirakan Korea Utara memiliki sekitar 160 pos penjagaan di sepanjang DMZ dan Korea Selatan memiliki 60 pos penjagaan. Masing-masing pihak menghancurkan 11 pos penjagaan di antaranya setelah perjanjian militer ditandatangani pada tahun 2018 yang bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mencegah bentrokan militer yang tidak disengaja.

Sementara itu Tentara bersenjata Pyongyang terlihat memulihkan pos penjagaan yang rusak di beberapa lokasi sejak Jumat, kata kementerian pertahanan Korea Selatan, mengutip foto-foto dari kamera di DMZ.

Mereka juga menyiapkan apa yang tampak seperti senapan recoilless – senjata anti kendaraan portabel atau artileri ringan di sebuah benteng.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore