
Seorang pria asal Thailand kehilangan mobil pikap barunya setelah dibawa kabur oleh perempuan yang menjadi kekasihnya dari aplikasi kencan selama dua minggu. (Channel 7/via The Thaiger)
JawaPos.com – Seorang pria Thailand kehilangan sebuah mobil pikap seharga 800.000 baht atau sekitar Rp350 juta dari seorang perempuan yang menjadi kekasihnya selama dua minggu. Perempuan tersebut diduga anggota komplotan pencuri mobil yang mencuri kendaraan di negara-negara tetangga.
Dikutip dari The Thaiger, korban merupakan seorang pria berusia 47 tahun bernama Bancha. Dia melaporkan pencurian tersebut ke Kantor Polisi Mueang Chaiyaphum pada Kamis (23/11).
Bancha mengatakan jika mantan pacarnya, Pantiwa (33), mencuri mobil barunya dari showroom di Provinsi Chaiyaphum, Thailand, setelah dia membayar deposit 100.000 baht atau sekitar Rp44 juta.
Bancha mengatakan bahwa dirinya bertemu Pantiwa dua minggu sebelum kejadian melalui sebuah aplikasi kencan. Pantiwa berkata bahwa dia ingin menikah dengannya. Dia kemudian bertemu ibu Bancha di rumahnya untuk mendiskusikan pernikahan.
Pantiwa menjelaskan bahwa dirinya ingin tinggal bersama Bancha dan mencoba hidup bersama sebelum menikah. Pantiwa kemudian meyakinkannya untuk membeli mobil baru dan berhenti dari pekerjaannya sebagai seorang satpam untuk melakukan bisnis dengannya. Bancha pun setuju dan mereka pergi membeli pikap bersama.
Bancha mengatakan mobil itu berharga 800.000 baht atau sekitar Rp350 juta, jadi dia berencana membayarnya dengan mencicil dan memberikan deposit 100.000 baht atau sekitar Rp44 juta.
Usai membayar, Pantiwa mengambil kunci mobil dari salah satu staf showroom dan pergi meninggalkan Bancha yang kaget sekaligus bingung.
Bancha masuk ke mobilnya dan mengikuti Pantiwa, tetapi tidak mampu mengikutinya. Dia kemudian kembali ke showroom untuk melacak Pantiwa menggunakan GPS mobil.
Sistem menunjukkan bahwa Pantiwa berada di Distrik Baan Ped di Provinsi Khon Kaen, tetapi dia dan mobilnya tidak ada di sana. Dia hanya melepas GPS dan meninggalkannya di sana.
Kamera keamanan showroom mobil menunjukkan wanita tersebut menjemput seorang pria dari depan showroom sebelum melanjutkan perjalanan.
Polisi kemudian mengetahui bahwa Pantiwa tinggal di Provinsi Ubon Ratchatani, dekat perbatasan dengan Laos. Petugas mencurigai Pantiwa adalah anggota geng kriminal yang mencuri mobil untuk dijual di negara tetangga.
Petugas kini bergegas mencari Pantiwa dan mobilnya, karena operasi akan sulit dilakukan jika mobil tersebut dibawa keluar Thailand.
Bancha mengatakan dia tidak ingin mengajukan tuntutan terhadap Pantiwa dan tidak ingin menjalin hubungan dengannya lagi. Dia berkata hanya ingin Pantiwa mengembalikan mobil tersebut kepadanya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
