Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 23.48 WIB

Gaza Dilanda Hujan Deras, Permasalahan dan Kekhawatiran Baru Muncul Bagi Warga Palestina

Warga Palestina yang berlindung di sekolah UNRWA berjuang menghadapi hujan lebat, angin kencang, dan banjir saat serangan Israel berlanjut pada hari ke-39 di Rafah, Gaza, Selasa (14/11). - Image

Warga Palestina yang berlindung di sekolah UNRWA berjuang menghadapi hujan lebat, angin kencang, dan banjir saat serangan Israel berlanjut pada hari ke-39 di Rafah, Gaza, Selasa (14/11).

JawaPos.Com— Hujan deras di Gaza pada Selasa (14/11), membawa kekhawatiran dan permasalahan baru bagi warga Palestina, banyak dari mereka yang kehilangan rumah dan tinggal di tenda-tenda darurat setelah berminggu-minggu dibombardir Israel.

Awal musim hujan dan kemungkinan terjadinya banjir membuat kekhawatiran warga palestina semakin meningkat.

Hal itu dikarenakan sistem pembuangan limbah di daerah wilayah padat penduduk tersebut akan kewalahan menampung sampah dan penyakit akan menyebar.

Dilansir melalui Reuters, Rabu (15/11), Di tempat pengungsian PBB di Khan Younis, Gaza selatan, hujan menyebabkan para pengungsi menjadi frustasi karena mendapati pakaian yang mereka keringkan sejak malam hari telah basah kuyup oleh hujan.

“Kami berada di sebuah rumah yang terbuat dari beton dan sekarang kami berada di dalam tenda,” kata Fayeza Srour, seseorang yang mengungsi akibat serangan Israel di wilayah Gaza.

"Terpal nilon, tenda, dan kayu tidak akan tahan terhadap banjir. Orang yang tidur di lantai, apa yang akan mereka lakukan? Ke mana mereka akan pergi?" tambahnya.

Musim dingin bisa membuat keadaan menjadi basah dan dingin di Gaza, serta daerah tersebut terkadang dilanda banjir.

Pengungsi Gaza lainnya, Karim Mreish, mengatakan orang-orang di tempat penampungan berdoa agar hujan berhenti.

“Anak-anak, perempuan, dan orang tua berdoa kepada Tuhan agar hujan tidak turun,” kata Mreish.

“Jika hal ini terjadi maka akan sangat sulit dan kata-kata tidak akan dapat menggambarkan penderitaan kami,” Imbuhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pekan lalu bahwa Gaza menghadapi peningkatan risiko penyebaran penyakit karena pemboman udara Israel telah mengganggu sistem kesehatan, membatasi akses terhadap air bersih dan menyebabkan orang berkerumun di tempat penampungan.

Mereka menyuarakan keprihatinan mengenai kemungkinan hujan yang menyebabkan banjir dan fasilitas pembuangan limbah yang terbatas dan rusak.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore