Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 November 2023 | 23.17 WIB

Respons Serangan Israel di Gaza, Elon Musk: Genosida Jelas Tidak Bisa Diterima

Elon Musk menanggapi genosida yang dilakukan Israel terhadap warga sipil Gaza. - Image

Elon Musk menanggapi genosida yang dilakukan Israel terhadap warga sipil Gaza.

JawaPos.com – Petinggi X (dulu Twitter), Elon Musk, merespons konflik Israel-Hamas yang berujung pembunuhan atau genosida terhadap warga sipil di Gaza. Merespons fakta banyaknya korban jiwa dari kalangan warga sipil di Gaza, Elon Musk menegaskan bahwa Genosida apapun alasannya tidak bisa diterima.

Melalui akun media sosial Youtube Lex Fridman pada Jumat (10/11), Lex sebagai tuan rumah dalam acara podcastnya bertanya tentang apa sikap Elon Musk terkait konflik Hamas-Israel. Awalnya, Elon Musk mengaku, bahwa tidak mudah menjawab permasalahan yang ada di Gaza, yang melibatkan Israel dan Hamas yang diklaim sebagai teroris oleh Barat.

“Kalian tidak akan melakukan genosida, seperti menyerang seluruh masyarakat sipil, tentu saja jelas hal itu tidak bisa diterima, dan harus tidak diterima,” kata Elon Musk.

Ia mengakui, bahwa Israel memiliki hak menemukan pasukan Hamas yang telah membawa sandera Israel ke Gaza sejak serangan Gaza 7 Oktober yang lalu, tetapi membalas dengan membunuh warga sipil Gaza tidak bisa diterima.

Kemudian, salah satu orang terkaya di dunia itu mengatakan, genosida yang Israel lakukan akan meninggalkan orang-orang yang semakin membenci Israel tetap hidup. “Lalu kamu akan meninggalkan banyak orang hidup yang setelah itu (perang berakhir) akan membenci Israel,” tutur Elon.

Menurutnya, setiap anggota Hamas yang dibunuh Israel akan lahir generasi Hamas berikutnya dengan jumlah yang lebih banyak. “Jika kamu membunuh anak seseorang di Gaza, paling tidak kamu telah melahirkan beberapa anggota Hamas yang rela mati hanya untuk membunuh Israel,” kata Elon Musk.

Karena itu, Elon Musk menyarankan kepada Israel untuk melakukan apa yang dia sebut dengan istilah ‘conspicuous acts of kindness’. Elon Musk menyarankan pihak Israel untuk mengedepankan tindakan-tindakan kebaikan, seperti memastikan makanan, air, kebutuhan medis, dan paling penting transparan terkait situasi di Gaza.

Pasalnya, aksi-aksi brutal Israel di Gaza seperti menutup akses kemanusian ke Gaza dan tidak transparan membuat dunia semakin antipati dengan Israel, bahwa genosida hanya akan menimbulkan kebencian yang mendalam terhadap Israel di antara para korban, sehingga melanggengkan siklus kekerasan.

Sebelumnya, pada 20 Oktober yang lalu, Elon Musk menyikapi aksi Israel yang memutus jaringan komunikasi Palestina, dengan rencana menyiapkan Stralink untuk organisasi bantuan di Gaza. Sontak saja hal itu membuat pihak Israel gerah. Menteri Komunikasi Israel, Shlomo Karhi, mengatakan akan melawan upaya Elon Musk menawarkan Starlink untuk organisasi bantuan di Gaza.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore