Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 November 2023 | 17.29 WIB

Konflik di Gaza Makin Panas, 70 Duta Besar untuk PBB Tuntut Gencatan Senjata Segera Diberlakukan

70 Duta Besar untuk PBB di Geneva menyerukan gencatan senjata di Gaza segera diberlakukan. (un.org) - Image

70 Duta Besar untuk PBB di Geneva menyerukan gencatan senjata di Gaza segera diberlakukan. (un.org)

JawaPos.com - Dilaporkan sudah lebih dari 11.000 warga Palestina kehilangan nyawa hanya dalam waktu satu bulan akibat dari konflik Israel-Palestina di Gaza. 

Pihak otoritas kesehatan di Gaza juga melaporkan ada lebih dari 26.000 orang yang terluka. Layanan dan fasilitas kesehatan sangat dibutuhkan di Gaza demi membantu para korban yang terluka.

Melihat kondisi Gaza yang memprihatinkan, 70 Duta Besar dari berbagai negara bersekutu untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza.

Dilansir dari situs resmi PBB, Sabtu (11/11) seruan bersama tersebut dikeluarkan oleh aliansi 70 Duta Besar untuk Kantor PBB di Geneva pada hari Jumat (10/11), 41 di antaranya hadir secara langsung.

Mereka mengatakan rumah sakit di Gaza telah ‘berhenti beroperasi’ karena pasokan bahan bakar dan listrik terputus.

“Dokter melakukan operasi tanpa anestesi, para ibu menyaksikan bayi mereka berjuang untuk bertahan hidup di inkubator yang kehabisan listrik, satu-satunya rumah sakit kanker di Gaza telah ditutup, sementara rumah sakit lain dibom,” kata mereka.

“Selain itu, lebih dari 50 keluarga telah dihapuskan dari daftar penduduk di Gaza, mereka telah musnah.”

Mereka juga menyebutkan ada banyak relawan yang terbunuh, termasuk dari UNRWA, badan PBB yang membantu pengungsi Palestina di Gaza dan Timur Tengah.

Para Duta Besar mengatakan infrastruktur sipil di Gaza, seperti kamp pengungsi, gedung apartemen, sekolah, masjid, dan gereja, telah menjadi sasaran langsung. 

Sementara itu, 45 persen dari seluruh perumahan telah hancur atau rusak, sehingga sudah tidak layak untuk dihuni lagi.

70 Duta Besar untuk PBB menuntut agar segera diberlakukannya gencatan senjata dan mendesak komunitas internasional untuk memastikan akses dan bantuan darurat kemanusiaan dapat dijalankan dengan lancar.

Di samping itu, semua sandera dan tahanan politik harus dibebaskan. Harus ada tindakan tegas guna melindungi warga sipil dan menjaga fasilitas sipil, khususnya sekolah UNRWA yang digunakan sebagai tempat penampungan darurat.

Mereka juga menuntut tindakan untuk mengakhiri pemindahan paksa warga Palestina yang ada di Gaza.

Dalam pernyataanya, aliansi 70 Duta Besar tersebut mendesak Israel untuk segera memberikan akses kepada Komisi Penyelidikan Independen Internasional PBB terkait pendudukan di wilayah Palestina.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore