Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Oktober 2023 | 00.08 WIB

Israel akan Cegah Elon Musk Sediakan Internet di Gaza dengan Starlink

Asap mengepul setelah serangan udara Israel di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 26 Oktober 2023. (ANTARA/Khaled Omar/Xinhua.) - Image

Asap mengepul setelah serangan udara Israel di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 26 Oktober 2023. (ANTARA/Khaled Omar/Xinhua.)

JawaPos.com - Menteri Komunikasi Israel Shiomo Karhi pada Sabtu (28/10) mengatakan akan mencegah miliarder Elon Musk menyediakan internet ke Gaza dengan sistem komunikasi berbasis satelit miliknya, Starlink, dikutip dari ANTARA.

"Israel akan melakukan segala cara yang mereka miliki untuk melawan keputusan Musk," kata Karhi, dengan menuduh kelompok Palestina Hamas akan menggunakannya dalam aktivitas mereka.

"Kantor saya akan memutuskan segala hubungan dengan Starlink," lanjut Karhi.

Baca Juga: Penuhi Demand Transisi Energi, Hitachi Energy Aktifkan 150 GW Sambungan HVDC di Seluruh Dunia

Pernyataan tersebut dibuat setelah CEO miliarder serta pemilik Tesla dan X mengatakan Starlink akan memperluas layanan ke "organisasi bantuan yang diakui secara internasional" di Jalur Gaza setelah Israel memutus jaringan komunikasi yang menyebabkan pemadaman listrik total di daerah kantong yang terkepung pada Jumat (27/10) malam.

Layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza terputus total di tengah pengeboman hebat Israel di jalur pengumpan, menara, dan jaringan, menurut Perusahaan Telekomunikasi Palestina.

Gaza telah berada dalam serangan udara tanpa henti oleh Israel sejak serangan kejutan oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.

Baca Juga: PLN Antisipasi Pasokan Listrik Fasum Saat Piala Dunia U-17

Kelompok perlawanan Palestina tersebut meluncurkan Operasi Badai Al-Aqsa, sebuah serangan mendadak ke segala penjuru mencakup serentetan tembakan roket dan penyusupan ke wilayah Israel dari darat, laut, dan udara.

Israel melakukan balasan dengan serangan udara tanpa henti, yang semakin intensif pada Jumat malam bersamaan dengan serangan darat di tengah pemadaman total jaringan telekomunikasi dan internet.

Sedikitnya 7.703 warga Palestina, termasuk 3.595 anak-anak terbunuh dalam serangan Israel sementara korban jiwa si pihak Israel tidak melewati 1.400 jiwa.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! Begini Cara Bikin Poster Film Disney Pixar Menggunakan Teknologi AI 

Sebanyak 2,3 juta penduduk Gaza juga bergulat dengan kurangnya makanan, air, dan obat-obatan akibat blokade Israel terhadap wilayah tersebut.

Hanya sedikit truk bantuan yang menyeberang ke Gaza sejak pembukaan titik penyeberangan Rafah akhir pekan lalu.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore