Presiden Rusia, Vladimir Putin menghadiri konferensi pers dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko setelah pertemuan mereka di Minsk, Belarus, 19 Desember 2022.
JawaPos.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan situasi di Jalur Gaza adalah "bencana kemanusiaan". Ihwal hal ini dikatakan Putin saat bertemu para tokoh lintas agama di Moskow.
"Orang-orang tidak bersalah tidak seharusnya menanggung kejahatan yang dilakukan oleh yang lain," kata Putin dikutip dari Antara, Kamis (26/10).
Putin menentang apa yang disebutnya "tanggung jawab kolektif" untuk kesalahan yang dibuat segelintir orang, seraya menunjuk lansia, perempuan dan anak-anak yang menjadi korban serangan Israel.
Putin menegaskan kembali dukungan Rusia kepada solusi dua negara yang disebutnya "kunci bagi penyelesaian dan perdamaian jangka panjang dan mendasar di Timur Tengah."
"Yang terpenting adalah menghentikan pertumpahan darah dan aksi kekerasan," kata dia, seraya mengingatkan bahwa konflik ini bisa meluber ke luar Timur Tengah.
Putin menuding "kekuatan tertentu" tengah mempermainkan sentimen agama dan nasionalisme agar menciptakan ketidakstabilan dan kekacauan demi "kepentingan jahat" mereka.
"Muslim dihasut untuk melawan Yahudi... Syiah dihasut untuk melawan Sunni, Ortodoks dihasut untuk melawan Katolik. Di Eropa, mereka menutup mata dari penistaan dan vandalisme terhadap hal-hal yang dianggap suci bagi Muslim. Di sejumlah negara, para kriminal Nazi terang-terangan diagungkan di forum resmi," kata Putin
Dia melihat Ukraina saat ini berusaha melarang Gereja Ortodoks kanonik dan memperdalam perpecahan di kalangan umat Kristen.
"Menurut saya, tujuan dari semua aksi ini sudah jelas, yakni meningkatkan ketidakstabilan di dunia, memecah belah budaya, masyarakat, agama di dunia, guna memicu konflik peradaban yang semuanya berdasarkan prinsip 'devide et impera' yang terkenal itu."
"Ada bahasan soal 'tatanan dunia baru', yang esensi sebenarnya adalah sama, yakni hipokrasi, standar ganda, klaim eksklusivitas, untuk mendominasi global dan melestarikan sistem yang pada dasarnya neokolonial," pungkas Putin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022